Pengusaha Segera Panggil Karyawan Yang Dirumahkan

 

SEMARANG- Para pengusaha di Jawa Tengah telah mewacanakan untuk memanggil kembali karyawan-karyawannya yang dirumahkan. Namun, langkah tersebut masih menunggu pulihnya kondisi perusahaan sebagai imbas pandemi Covid-19.

 

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Frans Kongi mengatakan, saat ini beberapa perusahaan di Jawa Tengah mulai beroperasi sejak awal Juni 2020. Namun begitu, belum normal 100 persen dalam melakukan proses produksi.

 

“Diperkirakan sejumlah perusahaan di Jateng akan kembali beroperasi hingga 100 persen dalam dua bulan ke depan. Sehingga, dengan kondisi yang sudah pulih 100 persen akan membuat pengusaha bisa memanggil karyawan yang sempat dirumahkan,” katanya.

 

Menurutnya, untuk saat ini yang terpenting adalah menjaga dan berupaya menurunkan potensi penularan Covid-19 di lingkungan masyarakat maupun perusahaan.

 

“Dunia usaha menyambut gembira, ini betul dan bagus sekali. Artinya apa? Ekonomi mulai bergerak. Pasar-pasar mulai ramai. Cuma kita harus sadar bersama seluruh masyarakat, untuk menjaga supaya Covid-19 ini jangan terus mewabah,” ungkapnya.

 

Untuk itu, lanjutnya, kita semua harus patuhi protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah. Termasuk kita di dunia industri, sehingga dengan keadaan semacam ini kita masih tetap bisa bernafas.

 

Lebih lanjut Frans menjelaskan, meskipun bisa memanggil kembali karyawan yang sempat dirumahkan, namun protokol kesehatan saat bekerja harus tetap dijalankan. Yakni dengan mengubah jam kerja karyawan untuk menjaga jarak.

 

“Dari yang tadinya satu shift jadi dua shift, dan tetap menjaga jarak para pekerja. Kami juga akan berusaha menggunakan listrik sehemat mungkin, untuk menekan ongkos produksi. Demikian juga dengan bahan bakunya,” pungkasnya.(ris)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.