Penghuni Rusunawa Solo Dilarang Pasang AC

Masing-masing penghuni hanya diizinkan memperpanjang sewa sebanyak lima kali terhitung sejak 2016.

SOLO – Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo melarang warga penghuni rumah sewa sederhana (Rusunawa) untuk memasang air conditionier (AC) di dalam rumah. Menurutnya pemasangan AC bukan merupakan kebutuhan primer yang harus dicukupi.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo meninjau Rusunawa MBR di Mojosongo, Rabu (30/1/2019). Foto: metrojateng.com

“Dengan catatan menempati di sini tidak boleh masang AC. Kalau ada yang masang AC, kami akan tegas, kunci diminta dan disuruh pergi,” tegas Wali Kota saat sidak di Rusunawa MBR Mojosongo, Rabu (30/1/2019).

Wali Kota tak segan-segan untuk mencabut izin tinggal, jika terdapat warga yang nekat memasang AC. Dia menegaskan, pemasangan AC di dalam rusunawa bukanlah kebutuhan primer yang harus dipenuhi.

Terlebih rusunawa, digunakan untuk masyarakat berpenguasilan rendah (MBR) yang selama ini tidak mampu untuk membeli dan menyewa rumah di Kota Solo. “Jangan sampai rumah susun mencerminkan orang hanya untuk mencari kepentingan pribadi,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Solo membebankan biaya sewa rusunawa sendiri sebesar Rp 100.000 per bulan, dengan fasilitas ruangan tipe 36. Biaya tersebut dinilai murah untuk membantu warga SOLO yang selama ini tidak memiliki tempat tinggal.

Selain itu warga penghuni rusunawa diberi batas waktu tinggal selama lima tahun, sesuai Perwali Nomor 15/206 tentang Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa.

Aturan itu menyebutkan bahwa masing-masing penghuni hanya diizinkan memperpanjang sewa sebanyak lima kali terhitung sejak 2016. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.