Penghuni Bandel, Tiga Kamar Rusunawa Kerkov Disegel

Rata-rata tunggakan uang sewa tersebut antara Rp 1,9 juta hingga Rp 3,8 juta, dalam jangka waktu sewa sekitar 1 tahun hingga 3 tahunan. 

SOLO – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Solo akhirnya mengambil tindakan tegas kepada penghuni Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Kerkov yang membandel. Tiga kamar disegel karena kewajiban sewa bulanan tak pernah dibayar.

Penyegelan Rusunawa Kerkov, Kamis (4/7/2019). Foto: metrojateng.com

Penyegelan dilakukan petugas Disperkim bersama Bagian Hukum Pemkot Solo, Satpol PP, dan Linmas setempat, Kamis (4/7/2019). Petugas menempalkan selembar kertas pemberitahuan yang berisi pembatalkan atau pencabutan Surat Izin Penempatan (SIP) di pintu kamar tersebut.

Kamar yang disegel berada di lantai 2 nomor 3 dengan nama pemilik Sri Hartini, lantai 2 nomor 3, atas nama Sulis, dan lantai 4 nomor 22,  atas nama Maryoto Andi.

Plt Kepala Disperkim, Lilik Joko Saptiyanto mengatakan, sebelumnya terdapat 21 penghuni rusun yang tidak membayar uang sewa. Namun setelah diberi teguran dan peringatan sebanyak tiga kali, ada 18 penghuni rusun yang melakukan pelunasan. Dan sisanya hingga saat ini belum juga dibayarkan.

“Kami telah melayangkan surat teguran sebanyak tiga kali, mulai dari tanggal 1 Februari, 25 Maret, dan 30 April. Tapi surat terguran tersebut tidak ditanggapi oleh para penghuni rusunawa hingga batas akhir pembayaran pada tanggal 2 Juli 2019 kemarin,” ujarnya.

Usai melakukan penyegelan pihaknya akan segera memindahkan hak penempatan rusunawa kepada masyarakat lain yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala UPT Rumah Sewa, Iswan Fitradias mengatakan rata-rata tunggakan uang sewa tersebut antara Rp 1,9 juta hingga Rp 3,8 juta, dalam jangka waktu sewa sekitar 1 tahun hingga 3 tahunan.

“Kalau alasannya itu beragam, kita sudah berikan tenggat waktu yang lama,” ujarnya.

Sesuai Peraturan Wali kota Surakarta Nomer 15 Tahun 2016, biaya sewa rusunawa yang dikelola oleh Pemkot Solo mulai dari Rp 100 ribu per bulan. Biaya tersebut belum termasuk biaya listrik dan air yang dikelola oleh paguyuban rusunawa setempat.(MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.