Pengawasan Kendor, Parkir Balaikota Kembali Semrawut

Salah satu sudut parkir di Balaikota Semarang yang kembali tak bertaturan. (foto: metrosemarang.com/ Mukhamad Masrukhin)
SEMARANG – Parkir kendaraan di Balaikota Semarang kembali semrawut setelah pernah dilakukan penataan. Hal itu memicu Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, untuk melakukan sidak lapangan bersama sejumlah petugas dari dinas terkait, Selasa (22/8).
Petugas terlihat menggembosi ban beberapa sepeda motor yang parkir di tempat tak semestinya. Termasuk di antaranya motor pelat merah milik Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang. Sedangkan kendaraan-kendaraan lainnya ditertibkan agar tidak menghalangi jalan.
”Pengawasan sepertinya dari teman-teman (petugas) sudah mulai kendor, sehingga banyak sepeda motor yang diparkir di balai kota seperti dulu,” kata wakil wali kota.
Menurut perempuan yang akrab disapa Ita ini, ada laporan dari masyarakat melalui LaporHendi, yang mengeluhkan cari tempat parkir di balai kota harus memutar sampai tiga kali. Padahal sebelumnya sudah ada kebijakan parkir motor pegawai Pemkot Semarang diwajibkan di DP Mall.
”Nah, ini apakah teman-teman (pegawai pemkot) banyak yang kembali, mungkin (dari DP Mall) males jalan (ke balai kota dan sebaliknya), kita cek,” ujarnya.
Setelah dicek, dia mengatakan, bahwa ternyata banyaknya motor yang kembali memenuhi tempat parkir di balai kota adalah sepeda motor milik pegawai non ASN dan anak-anak magang. Kebetulan saat ini sedang banyak anak magang di balai kota.
Selain itu, diakui karena keberadaan sepeda motor milik para pegawai Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), yang pagi hari itu sedang mengikuti apel bersama di balai kota.
”Kita sudah sampaikan tidak usah apel di balai kota. Cukup apel di UPTD masing-masing, kepala UPTD harus bertanggung jawab kepada stafnya,” katanya.
Ita menegaskan, petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang memperketat pengawasan lagi agar parkir kembali tertib. Selain itu, Pemkot Semarang sedang mulai membangun gedung parkir untuk sepeda motor di balai kota yang ditargetkan selesai Desember nanti. (duh)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 53 = 54

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.