Pengaduan Pelayanan Publik, Kendal Masuk 25 Terbaik Se-Indonesia

Tercepat dalam Pengelolaan Aduan

Peserta yang akan mengikuti kompetisi ini adalah yang sudah memiliki platform SP4N, dan seluruh perangkat daerah yang sudah terhubung dengan platform tersebut

KENDAL – Menjadi pemerintah daerah tercepat dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Kendal meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Penghargaan ini diterima langsung Bupati Kendal Mirna Annisa dari Deputi Pelayanan Publik Kemen PAN-RB, Diah Natalia  di Ballroom New York, Harmoni One Hotel Batam Kepulauan Riau, Senin (10/12).

kendal tercepat
Bupati Kendal Mirna Annisa menerima penghargaan dari Kementerian PAN-RB dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik. (Foto: Dokumentasi Diskominfo Kendal)

Kabupaten Kendal masuk 25 besar terbaik se-Indonesia dalam kompetisi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) . Kabupaten Kendal terpilih sebagai TOP 25 berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian yang dilakukan Kemen PAN-RB melalui Kompetisi SP4N-LAPOR! yang diikuti seluruh Kementerian/lembaga, BUMN, BUMD dan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia.

Pada kesempatan itu Bupati Kendal Mirna Annisa juga diminta menjadi narasumber bersama Pemkot Bandung, berbagi kiat kepada 25 penerima penghargaan dan pengelola UP4 se-Indonesia.

Kota Bandung sebagai daerah yg pertama kali menggunakan sistem dimaksud,  sedangkan Kendal sebagai Pemda/ lembaga tercepat dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik.

kompetisi lapor
Daftar pemenang Kompetisi SP4N-LAPOR! (sumber: Kemenpan-RB)

“Program terus dijalankan dan semakin ditingkatkan agar masyarakat merasa pemerintah selalu hadir utk kepentingan masyarakat,” jelas Mirna Annisa usai menerima penghargaan.

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh ASN Pemkab Kendal dan juga kepedulian masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam pembangunan di kabupaten Kendal.”Pencapaian ini adalah hasil sinergitas yg luar biasa dari seluruh pihak,” imbuhnya.

Kompetisi yang baru pertama kali diselenggarakan ini didasarkan pada Peraturan Menteri PANRB No. 39/2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2018. “Disamping untuk mendorong Pengelolaan SP4N yang baik, kompetisi ini juga sebagai evaluasi sejauh mana pelaksanaan SP4N dilaksanakan oleh instansi pemerintah,” jelas Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa.

Dikatakan, peserta yang akan mengikuti kompetisi ini adalah yang sudah memiliki platform SP4N, dan seluruh perangkat daerah yang sudah terhubung dengan platform tersebut. Saat ini sudah 587 instansi pemerintah terhubung dengan SP4N-LAPOR!. “Capaian ini telah melebihi target yang direvisi oleh Bappenas sebanyak 500 instansi pemerintah,” imbuh Diah.

Ada lima kategori berdasarkan jenis entitas peserta kompetisi, yakni kementerian/lembaga (K/L), pemprov, pemkot, pemkab, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kriteria dalam kompetisi ini adalah sistem pengelolaan SP4N yang telah diterapkan sekurang-kurangnya pada Maret 2018. (adv)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.