Pengadaan Beras di Randugarut Diduga Rugikan Negara Rp 6 Miliar

Asisten Intelijen Kejati Jateng Jacob Hendrik Pattipeilohy. (foto: metrosemarnag.com/Fariz Fardianto)

SEMARANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah sedang menelisik kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan beras yang dilakukan di gudang Bulog Subdivre I Cabang Randugarut, Mangkang Semarang.

Asisten Intelijen Kejati Jateng Jacob Hendrik Pattipeilohy menyebut kerugian negara atas tindak pidana tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp 6 Miliar. Untuk saat ini, pihaknya masih memperdalam penyelidikan ke lokasi Gudang Bulog Randugarut.

“Diprediksi kerugian Rp 6 Miliar lebih dan sedang diselidiki oleh tim penyidik kami di lapangan,” katanya saat dikonfirmasi di kantornya Jalan Pahlawan, Senin (21/8).

Menurut Kasipenkum Kejati Jateng Sugeng Riyadi, tindak pidana korupsi itu dilakukan oknum pegawai Bulog dengan memproses pemindahan beras dari dalam ke luar gudang.

Pihaknya mengendus ada sebanyak 6.000 ton beras yang raib di gudang. Walau begitu, ia menegaskan belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.”Ada lima saksi yang kami periksa untuk dugaan tipikor tersebut,” paparnya.

Keterangan para saksi sangat dibutuhkan karena dianggap mengetahui persoalan yang terjadi.”Keterangan para saksi masih dikaji dan penyidik masih mencari titik terang siapa yang bertanggungjawab atas dugaan penyimpangan tersebut,” ungkapnya.

Ia mengakui bahwa dugaan korupsi beras di gudang Randugarut untuk menindaklanjuti informasi dari masyarakat. Setelah dicek, ternyata temuannya mengarah pada indikasi tipikor.

“Laporan yang kami dapatkan terjadi mulai Juni 2016-Juni 2017. Artinya sudah terjadi setahun terakhir,” bebernya. “Dugaannya bekerjasama dengan pihak luar, mengambil beras yang ada di stapel. Di gudang itu kan ada pekerja dari luar yang bantu bongkar dan menata beras di stapel,” katanya.

Dibuat gorong-gorong di stapel sehingga ada kesan tumpukan beras penuh. Kalau dilihat sepertinya tumpukannya tinggi, padahal itu dalamnya kosong.Pihaknya belum mengetahui kemana larinya ribuan ton beras dari gudang Randugarut. Termasuk apakah dijual atau diselewengkan untuk hal lain. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

7 + = 9

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.