Penderita HIV/AIDS di Solo Terbanyak Kedua di Jateng

image

SOLO- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Solo mencatat, jumlah penderita HIV/AIDS di Solo cukup tinggi. Berdasarkan data sementara dari KPA Solo menyebutkan, jumlah penderita HIV/AIDS di Solo saat ini 370 orang.

Angka ini memosisikan Solo sebagai kabupaten/kota dengan jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak kedua di Jawa Tengah, setelah Kota Semarang.

“Kalau di Jateng, Solo selalu menduduki peringkat ke dua penderita terbanyak, namun untuk skala nasional, Propinsi Jateng berada di posisi enam. Sedangkan jumlah total penderita di kawasan Soloraya sebanyak 1.738 dan penderita yang meninggal mencapai angka 490,” terang Tomi Prawoto Pengelola Program KPA Solo.

Tomi menerangkan, para penderita virus HIV/AIDS mayoritas adalah PSK, pengguna narkoba suntik, dan pelaku homoseksual.

Untungnya, animo masyarakat Solo untuk memeriksakan dirinya cukup tinggi. Menyongsong peringatan hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember mendatang, Pemkot Solo mengadakan tes HIV/AIDS bagi masyarakat, Minggu (29/11), di kawasan CFD Jalan Slamet Riyadi.

Dalam kegiatan ini, tak sedikit masyarakat yang berpartisipasi. Yuli Darwinto (63), misalnya. Warga Kerten ini tertarik mengecek apakah dia terinfeksi virus HIV/AIDS, lantaran beristri dua.

“Cuma ingin tahu saja, kan HIV/AIDS bisa terjadi saat gonta ganti pasangan, padahal istri saya dua, ya mumpung ada ini sekalian ngecek saja,” ujarnya. (dit)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

96 − 94 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.