Pemulihan Kong Tik Soe Akibat Terbakar, Wali Kota Janji Bantu Renovasi

Pemkot Semarang siap membantu pembangunan Rumah Abu, Kleteng Kong Tik Soe, pasca rata tanah akibat dilalap si jago merah, beberapa waktu lalu.

Kebakaran Rumah Abu, Kleteng Kong Tik Soe di Kawasan Pecinan, Gang Lombok. (istimewa)

 

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan ikut merasa prihatin dengan terjadinya kebakaran Rumah Abu, Kleteng Kong Tik Soe di Kawasan Pecinan, Gang Lombok, Semarang yang menewaskan satu orang yaitu juru kunci tempat ibadah warga Konghucu tersebut.

‘’Kami ikut prihatin dengan kejadian salah satu bangunan cagar budaya itu terbakar dan ada satu korban jiwa yang meninggal dunia. Satu petugas pun diketahui juga ikut terluka pada saat membantu pemadaman, mudah-mudahan segera pulih,’’ kata Wali Kota yang akrab disapa Hendi, Jumat (22/3/2019).

Hendi berjanji akan membantu memperbaiki rumah ibadah tersebut. Selain kembali menjadi tempat ibadah warga Khonghucu, pemerintah kota juga akan mengembalikan fungsinya sebagai peninggalan sejarah atau cagar budaya di Kota Semarang.

‘’Kami perlu bantu supaya klenteng itu bisa segera pulih dan kembali bisa dipakai untuk beraktivitas warga. Kami juga akan mengembalikannya menjadi salah satu aset budaya yang merupakan bagian sejarah dari Kota Semarang,’’ ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, pemerintah kota memastikan akan mengawal dan mensupervisi program perbaikan supaya Rumah Abu kembali berdiri kokoh, di mana setelah dilalap si jago merah Rumah Abu tersebut menjadi habis rata dengan tanah.

‘’Kami belum tahu nanti dari pihak Klenteng seperti apa, tapi kami memastikan paling tidak akan membantu supervisi. Jadi penataan bangunan cagar budaya ini punya aturan-aturan baku, nanti kami pasti melakukan supervisi,’’ tandasnya. (duh)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.