Pemuda asal Jakarta Tewas Dikeroyok, Mayatnya Dibuang di Sawangan

Tujuh Pelaku Diringkus

Dalam tempo hanya tiga jam, sejumlah pelaku penganiayaan berhasil diringkus.

MAGELANG – Abdul Rahman (25), warga RT 03, RW 03, Jalan Condet Raya Gang Usin, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur tewas dikeroyok dan dibuang di Dusun Batur Wulung Gunung Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, Jumat (11/1/2019). Tujuh pelaku berhasil diamankan tak lama setelah penemuan jasad korban.

Salah satu tersangka pelaku pengeroyokan diperiksa di Mapolres Magelang. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho menjelaskan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh pencari rumput, Jumini (60) warga Glondong Tengah desa Wulunggunmayang Sawangan, sekitar pukul 11.00 siang tadi. Korban dalam posisi tertelungkup dan tanpa identitas.

“Setelah kami mendapat laporan, langsung Kasat Reskrim AKP Bayu Puji Nugroho bersama Tim Resmob dan Unit Inafis Polres Magelang mendatangi dan melakukan olah TKP,” terang Kapolres, Jumat malam.

Selanjutnya didapatkan identitas dari mayat tersebut yang diketahui bernama Abdul Rahman. Korban banyak mengalami luka di bagian wajah. “Dari hasil pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi, disimpulkan bahwa korban meninggal akibat penganiayaan,” ungkapnya.

Jajarannya langsung bergerak cepat sehingga dalam tempo hanya tiga jam, sejumlah pelaku penganiayaan berhasil diringkus. Mereka kemudian di bawa ke Mapolres untuk dilakukan proses hukum.

Kapolres menyatakan, jumlah pelaku penganiayaan sebanyak 7 orang, yang terdiri dari Suratman (49), Romlan (40), Purwanto (37), Tisan Ardiyana (24), Wahyu Subekti (24) warga Dusun Gondang Legi, Desa Ngasem, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Tersangka lain adalah Natanael Abdi Putra (21) warga Dusun Nuren, Desa Purwosari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, dan Sulis Adi Kusworo (27) warga Kampung Paten Jurang, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Dari hasil pemeriksaan awal, penganiayaan itu dipicu dugaan penggelapan sepeda motor milik tersangka Wahyu Subekti. Polisi menemukan barang bukti satu unit mobil Daihatsu Gran Max warna hitam Nopol DD-1076-DB yang diduga digunakan sebagai sarana transportasi ketika melakukan penganiayaan.

Atas perbuatannya itu pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) KUHPidana tentang Penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

“Kami akan segera menggelar perkara dan  melakukan proses penyidikan lebih lanjut,” mantan Kapolres Jepara ini menambahkan.

Sementara, berdasarkan pemeriksaan tim medis Puskesmas Sawangan, korban diketahui mengalami luka di bibir yang mengeluarkan darah, mata lebam, dahi dan hidung berdarah serta punggung lecet-lecet. (MJ-24)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.