Pemprov Jateng Mengalokasikan Bantuan Sosial Rp 1,28 Triliun

Pemprov Jateng mengklaim bantuan sosial mampu menurunkan kemiskinan.

SEMARANG- Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan bantuan sosial kepada masyarakat sejumlah Rp 1,28 triliun pada tahun 2018 untuk mengurangi tingkat kemiskinan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat, di Kota Semarang, Kamis (23/8/2018). Foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, presentase kemiskinan di Jateng per Maret 2018 sejumlah 11,32 persen. Kemiskinan menurun dari bulan September 2017 sejumlah 12,23 persen dari penduduk Jawa Tengah.

“Jateng ini meraih penghargaan sebagai provinsi terbaik yang menurunkan kemiskinan. Salah satunya pendekatannya dengan menggelontorkan bantuan sosial. Bisa untuk membuat WC, perbaikan jalan dan perbaikan masjid,” kata Ganjar, Kamis (23/8/2018).

Permintaan bantuan dari masyarakat kepada Pemprov Jawa Tengah, kata Ganjar, mencapai Rp 23 triliun. Namun, anggaran yang ada tak mencukupi untuk semua usulan. Kebutuhan pemprov terhadap program lainnya seperti guru dan nelayan juga ada.

“Gunakan sesuai yang dianggarkan, jaga integritas, jangan ada yang dislewengkan. Jika itu berjalan, akan meningkatkan pemberdayaan ekonomi dan ekonominya meningkat,” jelasnya.

Bentuk bantuan pemprov di sektor pendidikan antara lain berupa dana untuk siswa miskin. Dari sebelumnya berjumlah Rp 765.000 per siswa penerima akan naik menjadi Rp 1 juta.

“Saya berharap semua yang menerima bantuan bisa berkontribusi. Minimal ya, bisa bahasa Inggris jadi bisa membantu komunikasi bahasa asing di daerahnya,” ungkapnya. (far)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.