Pemprov Jateng Bakal Bangun Rumah Dinas di Bangetayu

Korpri punya lahan di Bangetayu, nanti bisa untuk 200 unit akan dibangun secara bertahap tahun 2019.

SEMARANG- Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperakim) Jawa Tengah melirik sejumlah lahan di Kota Semarang untuk dijadikan lahan pembangunan rumah bagi para aparatur sipil negara (ASN).

Pengunjung dari generasi milenial sedang mengunjungi salah satu stan pengembang perumahan di Property Expo Semarang 10 di Mal Paragon, Jumat (30/11/2018). Foto: metrojateng.com/Anggun Puspita

Lokasi yang sedang diincar Disperakim salah satunya berada di Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk. Menurut Kasi Perumahan Umum Disperakim Jateng, Suprapta, Bangetayu cukup ideal lantaran di sana ada lahan yang bisa dibangun rumah berjumlah 200 unit.

“Korpri punya lahan di Bangetayu, nanti bisa untuk 200 unit akan dibangun secara bertahap tahun 2019. Tipenya sama dengan rumah subsidi tipe 36,” tutur Suprapta, Sabtu (1/12/2018).

Suprapta bilang penyediaan rumah bagi ASN untuk merangsang kinerja agar lebih baik pada masa mendatang. Menurut dia, setiap pegawai negeri harus memiliki rumah yang layak, sehingga bisa fokus melayani masyarakat.

Selain Bangetayu, dirinya juga sedang mengkaji kemungkinan memgolah aset-aset lahan milik Pemprov di daerah lainnya. Yang pasti tujuannya untuk membuatkan rumah bagi ASN.

“Seperti perintah presiden, ASN harus punya rumah, nah akan kami siapkan rumah,” lanjutnya.

ASN yang berhak mendapat fasilitas dari pihaknya khusus bagi yang bekerja di lingkungan Pemprov Jayeng. Ini, kata Suprapta akan jadi proyek percontohan. Ke depan akan disosialisasikan kepada pemkab/pemkot di Jateng.

Ia menyarankan ASN yang mendapat rumah dari pihaknya bisa mengangsur pembayaran lewat Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Nantinya, ASN akan memanfaatkan tabungan tersebut bahkam bisa tanpa uang muka.

“Mereka setiap bulan gajinya dipotong buat Tapera. Nanti subsidinya dari situ, bagi ASN nanti pakai tabungan itubisa jadi tidak bayar, atau bisa untuk uang muka, jadi DP 0 persen,” jelasnya. (far).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.