Pemkot Tegal Gelar Pasar Murah selama Empat Hari

Paket yang dijual berisi beras 2 kilogram, bula Pasir 1/2 kilogram, minyak sayur 1/2 kilogram, teh 1 pak, kecap 1 botol kecil dan mi instan 4 bungkus.

TEGAL – Memasuki pekan ketiga Ramadan 1440 H/ 2019, Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan menggelar pasar murah dan penjualan paket bersubsidi, Senin (20/5/2019). Rencananya, kegiatan tersebut akan digelar selama empat hari di lokasi yang berbeda.

Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan menggelar pasar murah dan penjualan paket bersubsidi di Kecamatan Margadana. Foto : metrojateng.com/ adithya

Adapun lokasi basar sesuai dengan jadwal, yakni Kecamatan Margadana  Senin (20/5), Tegal Selatan Selasa (21/5), Tegal Timur Rabu (22/5) dan Tegal Barat Kamis (23/5). Sedangkan paket yang dijual berisi beras 2 kilogram, bula Pasir 1/2 kilogram, minyak sayur 1/2 kilogram, teh 1 pak, kecap 1 botol kecil dan mi instan 4 bungkus.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, Drs Khaerul Huda mengatakan, mengingat biasanya menjelang di bulan Ramadan di mana barang mulai naik, maka pihaknya sengaja menyediakan barang murah untuk masyarakat. Tujuannya juga untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dengan harga yang murah bersubsidi.

“Pasar murah ini akan berlangsung selama 4 hari berturut-turut dengan waktu pelaksanaan dibagi menjadi 4 kecamatan yakni,” beber Khaerul.

Menurutnya, untuk harga sembako perpaket senilai Rp 60.000, masyarakat akan membayar dengan harga Rp 10.000, dengan menyertakan kupon. Sedikitnya ada 2.000 kupon yang dibagi di tiap kelurahan masing-masing.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyambut baik kegiatan pasar murah di bulan ramadan yang diselenggarakan. Program itu sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah guna menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Wujud kepedulian ini dalam upaya menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih murah dan terjangkau,” kata Dedy

Menurutnya, kegiatan pasar murah akan dilaksanakan di empat kecamatan. Dengan tujuan ikut membantu masyarakat di bulan ramadhan sampai menjelang hari raya idul fitri.

“Tujuan digelarnya kegiatan ini guna juga untuk mempersempit ruang gerak para pedagang nakal yang kerap memanfaatkan momen ramadhan dan idul fitri ini untuk mencari keuntungan besar,”tandasnya.

Ditambahkan Wali Kota, intervensi harga dengan pasar murah diharapkan efektif untuk upaya stablitasi harga. Tak lupa dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.