Pemkot Solo Siapkan 200 Kios Darurat untuk Pedagang Pasar Legi

Pengerjaan proyek pembangunan pasar darurat akan dimulai pekan depan.

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan membangun pasar darurat di beberapa ruas jalan di sekitar Pasar Legi, antara lain Jalan Sabang, Jalan Lumban Tobing dan Jalan Halmahera. Pasar darurat tersebut bakal beroperasi 24 jam.

Petugas DPU PR Pemkot Solo sedang mengukur tanah di Jalan Sabang, Solo yang nantinya akan dijadikan lokasi pasar darurat Pasar Legi. Foto: metrojateng.com

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pasar darurat tetap menyesuaikan kondisi pasar sebelum terbakar. “Ya kita lihat nanti permintaan pedagang, kalau ingin 24 jam boleh saja, nanti kita beri petugas keamanan,” ujarnya saat meninjau lokasi pasar darurat, Pasar Legi, Jumat (2/11/2018).

Pemkot saat ini sedang membuat detail engineering design (DED) sebanyak 200 kios pasar darurat. Pengerjaan proyek pembangunan pasar darurat akan dimulai pekan depan.

“Nanti kita bangun tenda-tenda yang terbuat dari triplek di sini. Pasar ini akan berlaku sampai proses revitalisasi selesai,” imbuh Wali Kota.

Pembangunan pasar darurat tersebut menelan dana Rp 1,2 miliar yang berasal dari anggaran tak terduga. Pemkot sendiri telah menetapkan status tanggap darurat, terhadap bencana kebakaran Pasar Legi yang terjadi pada Senin (29/10) kemarin. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.