Pemkot Solo Setengah Hati Tertibkan Pasar Modern

image
Pasar Gede Solo

SOLO- Pasamuan Pedagang Pasar Tradisional Surakarta (Papatsuta) menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, setengah hati dalam menertibkan pasar modern.
 
Sekretaris Jendral (Sekjen) Papatsuta, Wiharto kepada wartawan kemarin mengatakan, pemkot bukannya membatasi perizinan untuk toko modern, namun malah semakin jor-joran.

Baru-baru ini pemkot memberikan izin kepada 16 mini market untuk buka selama 24 jam di Kota Bengawan.
 
“Kami menilai pemkot tidak tegas, katanya bakal meningkatkan keberadaan pasar tradisional, namun nyatanya sebaliknya. Kalau memang pemkot memperhatikan pedagang pasar tradisional, seharusnya izin toko modern dibatasi,” jelas Wiharto.
 
Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Solo, Toto Amanto menilai, izin 16 minimarket untuk buka selama 24 jam telah memenuhi kriteria, misalnya berada di kawasan Jalan propinsi.
 
“Selama itu memenuhi kriteria, kami harus bagaimana lagi. Jika memang keadaan seperti ini, kami akan kembali melakukan kanjian dengan tim dari UNS Solo. Apakah keberadaan toko modern harus kembali dikaji atau tidak, saya rasa hal ini sudah cukup mendesak dilakukan,” katanya. (dit)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

7 + 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.