Pemkot Semarang Klaim Sudah Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Dia justru mengkritik balik terkait pembayran klaim di BPJS Kesehatan yang tak lancar.

SEMARANG- Iuran BPJS Kesehatan Pemkot Semarang telah terbayar pada bulan Agustus 2018 sejumlah Rp 5,5 miliar. Pada bulan September 2018, pembayaran sedang diproses.

Pasien menunggu di loket pengambilan obat RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, Selasa (25/9/2018). Foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto

Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terkait informasi tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan, Jumat (28/9/2018). Dia menyayangkan pernyataan pimpinan BPJS Kesehatan Kota Semarang di media terkait tunggakan Pemkot Semarang selama dua bulan sejumlah Rp 11 miliar tersebut.

“Besarannya Rp 5,5 milliar untuk iuran bulan Agustus. Iuran bulan September masih proses pembayaran. Jadi tidak benar, pemkot menunggak,” kata dia.

BACA JUGA: BPJS Kesehatan Lunasi Tunggakan 20 RS di Semarang dan Demak

Dia justru mengkritik balik terkait pembayran klaim di BPJS Kesehatan yang tak lancar. Pihaknya telah mendapatkan keluhan dari rumah sakit-rumah sakit di Semarang terkait adanya keterlambatan pembayaran claim dari BPJS.

“Di RSUD KRMT Wongsongeoro tunggakan dari bulan Juli mencapai Rp 32 milliar lebih,” katanya.

Namun atas defisit yang dialami BPJS dan banyaknya tunggakan claim dari rumah sakit-rumah sakit yang belum dibayarkan BPJS, Hendi meminta masyarakat tidak khawatir dan tetap tenang. Karena pemegang kartu BPJS tetap akan dilayani dengan baik.

Kepala BPJS Kota Semarang, dr Bimantoro sebelumnya mengatakan, tunggakan pembayaran klaim di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang dan Demak sudah mulai terbayarkan. Dari 25 rumah sakit yang belum terbayar klaimnya, 20 rumah sakit di antaranya klaimnya sudah dibayar. Termasuk di dalamnya RSUD Wongsonegoro Kota Semarang. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.