Pemkot Semarang dan Badan Usaha Sepakati Pembangunan SPAM Semarang Barat

SPAM Semarang Barat dibangun dengan skema bangun-guna-serah menelan biaya Rp 458 miliar.

SEMARANG- Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat akan mulai dibangun pada tahun 2019. Target operasi pada 2021.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi beserta Menteri Keuangan, Menteri PUPR, Menteri Kominfo menyaksikan penandatanganan HOA KPBU SPAM Semarang Barat di Hotel Melia Nusa Dua Bali, Senin (8/10/2018). Foto: metrojateng.com/dokumentasi Humas Pemkot Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, SPAM Semarang Barat nantinya akan memproduksi air bersih yang diperuntukkan bagi masyarakat di Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan dan Tugu.

“Tahun 2017 tercatat jumlah KK yang ada di tiga kecamatan itu adalah sekitar 102.000 KK, sedangkan yang telah menjadi pelanggan PDAM Tirta Moedal Kota Semarang adalah sebanyak 32.000 KK,” katanya dalam rilis kepada metrojateng.com, usai penandatanganan Head Of Agreement (HOA) dengan Badan Usaha SPAM Semarang Barat, Melia Hotel, Nusa Dua, Bali, Selasa (9/10/2018)

Terkait pembangunan SPAM Semarang Barat, kata Hendi, sapaan akrabnya, dikerjakan oleh PT Air Semarang Barat yang merupakan perusahaan konsorsium PT Aetra Air Jakarta dan PT Medco Infrastruktur Indonesia.

SPAM Semarang Barat dibangun dengan skema bangun-guna-serah dengan menelan biaya sebesar Rp 458 miliar. Waktu pengerjaan selama dua tahun. Diperkirakan, SPAM Semarnag Barat mampu beroperasi sampai 25 tahun.

Ditambahan, terbangunnya SPAM Semarang Barat, juga dapat menjadi salah upaya bagi Pemkot Semarang untuk mengendalikan penggunaan air bawah tanah. Saat ini, penurunan muka tanah mencapai 4-10 cm setiap tahunnya akibat dari penggunaan air bawah tanah secara masif. (duh).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.