Pemkot Magelang Salurkan Air Bersih untuk Warga Grabag

Tahun ini merupakan kekeringan yang cukup parah, karena sumur kering meski sudah digali sedalam 15-20 meter.

MAGELANG – Ratusan warga di Dusun Wantean dan Lebak Lor Desa Lebak Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, terlihat semringah ketika datang mobil tanki membawa air bersih ke desa mereka. Sambil membawa jerigen dan ember, warga rela mengantre air bersih bantuan dari Pemkot Magelang.

Bantuan air bersih dari Pemkot Magelang untuk warga Grabag. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Sudah dua bulan ini kami kesulitan air bersih. Sumur tempat kami kering,” kata Sutrasto (55) salah satu warga di sela menunggu antrean air, Selasa (9/10/2018).

Ia mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ia terpaksa mengambil air dari sumber air Tuk Mas yang berjarak sekitar 1 km dari desa tempat tinggalnya. “Setiap hari saya bawa jerigen menggunakan sepeda motor  ke Tuk Mas. Sehari bisa berkali-kali,” ujarnya.

Dikemukakan, tahun ini merupakan kekeringan yang cukup parah, karena sumur kering meski sudah digali sedalam 15-20 meter. Tahun-tahun sebelumnya tidak demikian, karena sumur masih bisa dimanfaatkan.

Kepala Desa Lebak, Anwari membenarkan bahwa sudah dua bulan terakhir warga desanya mengalami krisis air bersih. Di dua dusun yakni Wantean dan Lebak Lor, tidak kurang ada 5 ribu jiwa yang membutuhkan air bersih.

Ia mengatakan, warga terpaksa harus ke Tuk Mas yang berjarak 1 km untuk mengambil air bersih. “Biasanya warga ke sana dengan sepeda motor sambil membawa tempat air,” ujarnya.

Ia menyatakan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkot Magelang dan berharap bantuan ini tidak hanya sekali namun bisa untuk hari-hari selanjutnya.

Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mengatakan, droping air yang diberikan Pemerintah Kota Magelang merupakan bentuk kepedulian kepada warga kabupaten yang kekurangan air bersih. Diharapkan bantuan ini bisa meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

“Saya dapat informasi ada 9 desa di Grabag yang kekurangan air bersih, kita nanti coba bantu merata ke desa-desa tersebut,” katanya didampingi PJ Sekda Sumartono dan Asisten 2 Setda Kota Magelang, Joko Budiyono.

Ia menambahkan, pemberian bantuan air bersih tersebut dilaksanakan secara spontanitas. Kebetulan PDAM Kota Magelang memiliki stok air sehingga dapat segera didistribusikan ke warga yang membutuhkan.

“Untuk Kota Magelang sendiri saat ini tidak sampai ada yang kekurangan air bersih,” kata Windarti. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.