Pemkot Magelang Buka Lelang Jabatan Asisten Setda

Panitia seleksi (pansel) yang akan menguji calon pendaftar meliputi akademisi sebanyak tiga orang dari Universitas Tidar (Untidar), BKPP dan Sekda Kota Magelang.

MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang membuka pendaftaran lelang untuk jabatan pimpinan tinggi pratama Asisten Sekretaris Daerah (Setda) Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat. Lelang ini terbuka untuk pegawai negeri sipil (PNS) yang memenuhi syarat dan wajib mengikuti seleksi.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

 

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono menjelaskan, pendaftaran ini diperlukan karena merupakan jabatan yang cukup vital terkait kebijakan pemerintah Kota Magelang.

 

 

 

 

 

“Selama jabatan ini kosong, tugasnya diampu oleh Sekretaris Daerah (Sekda). Kami anggap posisi ini penting karena terkait kebijakan Pemkot Magelang sebagai kota jasa,” jelas Aris, ditemui di kantornya, Kamis (9/5/2019).

Pendaftaran dibuka mulai 7-27 Mei 2019 dengan persyaratan antara lain calon pendaftar berstatus PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten/Kota/Provinsi di wilayah Provinsi Jawa Tengah, sedang atau pernah menduduki jabatan Administrator minimal 2 tahun dengan pangkat/golongan minimal Pembina (IV/a). Dapat pula diikuti pejabat yang telah menduduki jabatan fungsional madya minimal 2 tahun dengan pangkat/golongan minimal Pembina Tk I (IV/b).

Kemudian, lanjut Aris, calon pendaftar memiliki pengalaman jabatan di bidang tugas/fungsi yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif minimal 5 tahun. Untuk pendidikan minimal S1 dan atau D IV. Semua unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam  tahun terakhir, serta telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) pada tahun terakhir.

“Pengalaman di ekonomi, pembangunan dan kesejahteraan rakyat lebih diutamakan. Untuk usia calon pendaftar maksimal 56 tahun pada 28 Juni 2019,” jelas Arris.

Pihaknya berharap setidaknya ada 4 orang atau lebih calon pendaftar sehingga peluang memperoleh pejabat yang terbaik. Adapun panitia seleksi (pansel) yang akan menguji calon pendaftar meliputi akademisi sebanyak tiga orang dari Universitas Tidar (Untidar), BKPP dan Sekda Kota Magelang.

“Saat seleksi, pendaftar akan diberi tema ilmiah tertentu, kemudian mereka wajib membuat makalah dan langsung paparan di hadapan pansel,” papar Aris.

Aris menambahkan, selain Asisten II, saat ini ada beberapa jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong dan diisi oleh Pelaksana tugas (Plt), yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Kesehatan. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.