Pemkot dan BPJS Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara

Ilustrasi
SEMARANG – Untuk menekan jumlah penderita kanker serviks dan payudara di Indonesia, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang melaksanakan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara yang dipusatkan di Puskesmas Halmahera, Semarang Timur, Kota Semarang, Rabu (25/10).
Data menunjukkan jika kanker serviks dan kanker payudara menjadi momok menakutkan bagi perempuan yang menduduki tingkat tertinggi kematian di Indonesia rata-rata 500.000 orang setiap tahun.
”Pemeriksaan IVA dan Papsmier ini penting karena ternyata kecenderungan penderitanya meningkat. Maka diharapkan jika penyakit ini diketahui lebih dini maka masyarakat yang positif diindikasikan kanker serviks bisa disembuhkan dan masih produktif,” kata Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari.
Pemeriksaan IVA merupakan bentuk deteksi dini kanker serviks yang menjadi salah satu benefit program promotif preventif dalam Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sedangkan pemeriksaan payudara klinis dilakukan sebagai bentuk kesadaran dini atau skrining awal mencegah kanker payudara.
“Layanan pemeriksaan IVA/Papsmear ini dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya. Jika setelah diperiksa dan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Dia menjelaskan kanker serviks umumnya baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut, di mana proses pengobatan yang harus dilakukan menjadi lebih sulit dan biaya pengobatannya pun menjadi lebih mahal. Namun dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, kanker serviks sebetulnya paling mudah dicegah dan dideteksi. Caranya dengan melakukan deteksi dini dan pemberian vaksinasi.
Oleh karena itu, dia mengimbau kepada seluruh peserta JKN-KIS untuk melakukan deteksi dini di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau sarana penunjang lain yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. ”Pemeriksaan IVA/Papsmear merupakan metode pemeriksaan sederhana yang memiliki tingkat akurasi tinggi, aman serta nyaman bagi pasien,” tegasnya.
Sementara itu Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengajak seluruh warga Semarang untuk bersama menurunkan angka penderita kanker serviks maupun payudara. ”Mulai hari ini kita bersama-sama bisa menurunkan angka yang tinggi baik dari kanker serviks maupun payudara. Ini merupakan terobosan yang luar biasa dari BPJS Kesehatan untuk masyarakat,” kata Walikota yang akrab disapa Hendi. (duh)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 2 = 3

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.