Pemkab Tegal Rilis Aplikasi Lapor Bupati

Aplikasi itu memiliki 33 jenis urusan yang akan direspons segera oleh berbagai OPD maupun instansi di luar Pemkab Tegal

SLAWI – Berkembangnya teknologi pada era milenial, nampaknya mampu dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Tak terkecuali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal yang telah resmi merilis aplikasi Lapor Bupati Tegal berbasis android, Minggu (14/10/2018).

Plt Bupati Tegal, Umi Azizah merilis aplikasi Lapor Bupati berbasis android saat CFD di Alun-alun Hanggawana, Slawi. Foto: metrojateng.com/adithya

Plt Bupati Tegal, Umi Azizah mengatakan, aplikasi tersebut dibangun untuk mengelola keluhan warga tentang gangguan layanan publik dalam bentuk pesan multimedia. Namun, aduan dan keluhan masyarakat tak hanya bisa disampaikan lewat aplikasi saja.

“Meski sudah ada aplikasi, bukan berarti kita tidak bisa saling bertukar keluh kesah. Kita juga ada program Tilik Desa. Di program itu, masyarakat bisa langsung mengeluh dan mengadu kepada saya secara langsung,” papar Umi.

Sementara itu, Inisiator Aplikasi Lapor Bupati Tegal, Hari Nugroho mengemukakan, diresmikannya aplikasi berbasis android tersebut merupakan kelanjutan dari program yang sudah berjalan sebelumnya. Dimana pada masa pemerintahan almarhum Enthus Susmono sudah ada program Lapor Bupati, hanya saja pada saat itu masih berkonsep Short Message Service (SMS).

Hari yang juga menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Dokumentasi Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tegal itu pun menyebut bahwa program SMS Lapor Bupati Tegal tetap masih berjalan.

“SMS Lapor Bupati juga masih berfungsi meski sudah ada versi androidnya. Pembuatan aplikasi ini memang untuk menjawab tuntutan zaman juga. Kami ingin merangkul kaum milenial lewat aplikasi. Lalu menggandeng orang-orang yang masih terbiasa dengan SMS juga. Kini, masyarakat sudah bisa mengunduh di playstore secara gratis,” papar Hari.

Dia menjelaskan bahwa Aplikasi Lapor Bupati Tegal memiliki beberapa fitur keunggulan yang tidak dimiliki layanan sebelumnya melalui SMS. Seperti layanan pesan multimedia yang dapat menyematkan foto dan lokasi alamat terkait keluhan layanan publik di Kabupaten Tegal.

Kemudian, berbagai keluhan masyarakat Kabupaten Tegal nantinya akan langsung terintegrasi dengan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai jenis aduannya.

“Jadi masyarakat tinggal daftar, lalu mendapatkan kode aktivasi agar bisa memiliki akun di aplikasi itu. Ini mudah, keluhan dan aduan masyarakat bisa menyematkan foto maupun alamat lokasinya dengan mengakses aplikasi Lapor Bupati,” terangnya.

Dia juga menambahkan bahwa aplikasi itu memiliki 33 jenis urusan yang akan direspons segera oleh berbagai OPD maupun instansi di luar Pemkab Tegal yang sudah terintegrasi.

Seperti keluhan perekaman data e-KTP, kata Hari, urusan itu akan langsung masuk ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Kemudian keluhan jalan rusak akan langsung terhubung dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

“Keluhan soal lampu lalu lintas yang kerap mati, urusan aduan itu akan ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Denga adanya aplikasi ini, diharapkan proses penanganannya bisa lebih cepat,” tutupnya. (MJ-10)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.