Pemkab Magelang Beri Santunan 79 Petugas Pemilu

Untuk petugas yang meninggal dunia, Pemkab memberikan santunan sebesar Rp 10 juta kepada keluarganya.

MAGELANG – Sebanyak 79 anggota KPPS kabupaten Magelang yang mendapatkan musibah, menerima santunan dari Pemkab Magelang. Pemberian ini sebagai bentuk empati kepada mereka yang telah meluangkan tenaga, waktu dan pikirannya demi suksesnya pesta demokrasi ini.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, saat menyerahkan santunan secara simbolis kepada para penyelenggara Pemilu yang menderita sakit. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Pemberian santunan dilakukan langsung oleh Bupati Magelang Zainal Arifin, di pendopo rumah dinas bupati.Dalam kesempatan itu, bupati juga menyampaikan apresiasinya atas kerja keras yang telah dilakukan oleh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang dalam menyukseskan Pemilu 2019.

Ia menilai, secara umum proses Pemilu di Kabupaten Magelang telah berjalan dengan aman dan kondusif di setiap tahapannya. Keberhasilan besar tersebut juga tidak terlepas dari peran serta TNI dan Polri dalam mengawal pesta demokrasi tersebut.

Namun di balik kesuksesan secara umum tersebut, ada beberapa kendala yang terjadi baik secara administratif juga kesehatan yang dialami oleh sejumlah petugas penyelenggara Pemilu.

“Ada beberapa saudara kita yang jatuh sakit, bahkan satu orang meninggal dunia dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu,” ujar Zaenal.

Di Kabupaten Magelang, terdapat 79 orang penyelenggara Pemilu yang mendapatkan santunan dari Pemkab Magelang.

Untuk petugas yang meninggal dunia, Pemkab memberikan santunan sebesar Rp 10 juta kepada keluarganya. Sedangkan kepada petugas yang sakit baik dari KPU maupun Bawaslu mendapatkan santunan masing-masing Rp 1 juta.

Dalam kesempatan itu, bupati mengajak seluruh para penyelenggara Pemilu beserta masyarakat di Kabupaten Magelang untuk tetap menjaga kondusivitas keamanan hingga dibacakannya keputusan KPU terkait hasil Pemilu 2019 pada tanggal 22 Mei.

“Saya harap kita semua dapat tetap tenang sambil menunggu keputusan KPU terkait hasil Pemilu 2019 di Pusat. Tidak perlu ke Jakarta, kita tunggu saja di rumah, dan tetap pantau kondisi di lingkungan kita masing-masing,” pungkas Zaenal. (MJ-24)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.