Pemindahan PKL Pasar Barito Selesai Pertengahan Desember

Jumlah pedagang yang boyongan ada 460 pedagang, sementara jumlah kios yang dibangun swadaya.

SEMARANG- Dinas Perdagangan Kota Semarang memasang target pemindahan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Barito, Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, rampung pada pertengahan Desember 2018.

Petugas membongkar kios pedagang di Pasar Barito, Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Rabu (28/11/2018). Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, setelah besok pindahan secara simbolis, Senin (3/12/2018) pekan depan akan dilanjutkan dengan pindahan barang-barang milik pedagang.

“Kami bicara secara real saja. Jumlah pedagang yang boyongan ada 460 pedagang, sementara jumlah kios yang dibangun swadaya oleh para pedagang ada 465 kios,” kata Fajar, Rabu (28/11/2018).

Pindahan para pedagang ke MAJT ini, menyusul sebagian pedagang Barito lainnya yang juga sudah dipindah, yakni ke Pasar Klithikan baru di Penggaron. Menurutnya, pembangunan kios di area MAJT tahap II, yang dilakukan secara swadaya murni dari para pedagang Barito. Saat ini progresnya mencapai 80 persen.

“Kami perkirakan, relokasi pedagang Barito ke area MAJT ini tuntas di minggu ketiga bulan Desember. Sehingga Januari 2019 nanti, para pedagang sudah bisa konsentrasi mencari rezeki di tempatnya yang baru,” ujarnya.

Sarmad (57), pedagang sepeda onthel di Pasar Barito, untuk pindah ke area MAJT masih pelru waktu. Dia memperkirakan baru pindah ke sana pada bulan depan.

“Kalau secara simbolis sih kami mengikuti saja, yaitu Kamis boyongan, tapi kenyataannya kios untuk pedagang Barito di MAJT masih belum selesai,” katanya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.