Pemerintah Dukung Pertamina Sosialisasikan Peluang Usaha Pertashop Kepada BUMdes se-Jateng

Terbukti Mampu Menambah Pendapatan Desa

Peluang Bisnis – Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah menggelar Diskusi Energi bertajuk “Strategi Pemerataan Energi Melalui Pertashop” secara virtual , Kamis (29/4).( tya)

 

SEMARANG, METROJATENG.COM ― Pertamina kembali mensosialisasikan peluang usaha Pertashop yang sangat menguntungkan. Sosialisasi  kali ini disampaikan dalam penyelenggaraan Diskusi Energi bertajuk “Strategi Pemerataan Energi Melalui Pertashop” secara virtual kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Se-Jawa Tengah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) setiap kabupaten di Jawa Tengah dan pemangku kepentingan lainnya, Kamis (29/4)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang hadir sekaligus memberikan sambutan pembukaan menyampaikan dukungannya terhadap kehadiran Pertashop di tengah masyarakat. Menurutnya Pertashop sejalan dengan tujuan pemerintah dalam memeratakan energi dengan harga yang sama hingga ke pelosok.

“Salah satu mimpi Pak Presiden di mana seluruh Indonesia punya harga BBM yang sama, tentunya Pertashop bisa menjadi solusi yang legal dan baik untuk mewujudkannya,” ungkap Ganjar.

Ia berharap melalui Pertashop dapat mendistribusikan kebutuhan bahan bakar yang lebih merata kepada masyarakat di pelosok pedesaan.” masyarakat desa di pelosok tidak perlu jauh jauh ke kota untuk mendapatkan BBM berkualitas dengan harga yang sama seperti di SPBU,” ujar Ganjar.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sujarwanto yang juga hadir sebagai salah satu narasumber dalam topik tersebut memaparkan masih banyaknya kawasan di Jawa Tengah yang membutuhkan kehadiran lembaga penyalur energi, dalam hal ini BBM yang berkualitas. Menurutnya masih ada beberapa daerah yang jumlah SPBU tidak lebih banyak dari kecamatan, 

“Kabupaten Temanggung misalnya  ada 20 kecamatan tapi hanya ada 17 SPBU,  juga di Wonosobo dari 15 Kecamatan baru ada 10 SPBU,” jelas Sujarwanto.

Menurutnya  belum meratanya sebaran SPBU merupakan peluang  untuk mendirikan Pertashop di Jawa Tengah. Kehadiran Pertashop masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang tinggal di pelosok desa.

Ditambahkan masyarakat dan   aparat desa dan kecamatan yang ada di daerah agar berhati-hati dalam menerima penawaran pembangunan outlet penyaluran BBM sejenis yang tidak mengantongi izin resmi. “Penyalur BBM resmi di pelosok desa , ya Pertashop,” ujarnya.

“Pemerintah Desa jdiminta untuk selalu memastikan legalitas Badan Usaha Bahan Bakar Minyak ketika bekerjasama untuk penyaluran BBM ke desa, yang  wajib memiliki izin usaha niaga umum yang diterbitkan oleh Ditjen Migas,” kata Sujarwanto dalam paparannya.

Sementara itu Executive General Manager Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Sylvia Grace Yuvenna  dalam sambutannya mengungkapkan Pertashop merupakan salah satu upaya Pertamina untuk menyalurkan energi hingga pelosok negeri dan telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat, salah satunya melalui Kementerian Dalam Negeri.pada bulan Februari tahun 2020.

“Dukungan pemerintah kepada Pertamina ini adalah Pertamina telah telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Dalam Negeri, yang ditandatangani oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian,” ungkapnya.

Dalam rangka mendukung Percepatan Ekonomi Nasional.(PEN) Pertamina menargetkan setiap kecamatan di seluruh Indonesia dapat memiliki Pertashop.

“Untuk itu kami mengusung program One Village One Outlet (OVOO),” imbuh Sylvia.

Selain dari kementerian, program Pertashop juga mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan perbankan, khususnya dalam penyediaan modal usaha. Beberapa perbankan di antaranya Mandiri, BNI, BRI yang sudah bekerjasama dengan Pertamina dalam permodalan pendirian Pertashop. ” Kami dalam waktu dekat juga akan bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), yang siap membantu permodalan masyarakat dalam pebdirian Pertashop,” tandas Sylvia.

Menurutnya hingga saat ini sudah terbangun  213 Pertashop dari target 1.647 Pertashop di wilayah operasi Regional Jawa Bagian Tengah. dari jumlah Pertashop yang terbangun , 195 Pertashop di Jawa Tengah dan 18 Pertashop di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Unit Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, mengungkapkan Pertashop menyediakan kebutuhan bahan bakar minyak dan produk lainnya yang kualitas dengan keamanannya terjamin dan telah memenuhi standar dan memenuhi perizinan.Pertashop tidak hanya menyediakan BBM berkualitas tetapi juga menyediakan bright gas dan produk Pertamina lainya.

”  Harga produknya juga setara dengan harga yang dijual di SPBU, untuk itu konsumen di pedesaan dapat menikmati bahan bakar yang lebih merata,” imbuhnya.

Pertamina dalam upaya mempercepat pembangunan  Pertashop bermaksud mengajak para pelaku BUMDes yang ada di Jawa Tengah untuk ikut berperan dalam pemerataan energi, khususnya bagi desa yang belum ada SPBU di lokasinya. 

“Dengan demikian kehadiran Pertashop tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat umum, tapi juga memberikan keuntungan usaha bagi desa yang dikelola oleh BUMDes,” tutup Brasto.

Udiono, salah satu perangkat desa di wilayah Kendal mengaku sangat senang dengan hadirnya Pertashop di desanya. Pertashop ini tidak hanya membantu masyarakat pedesaan untuk mendapatkan BBM  dengan  cepat dan tepat takaran, tetapi dapat memberikan keuntungan untuk pendapatan desa, karena dengan adanya Pertashop pendapatan desa jadi bertambah  dan bermanfaat bagi masyarakat,

“Kalau diijinkan, kami ingin menambah satu lagi Pertashop di desa kami. Karena untuk satu pertashop masih kurang, karena permintaan BBM cukup tinggi dan satu hari bisa melayani sampai 2.000 liter, Jelas Udiono.

Selain itu , Udiono juga berharap Pertamina dapat melakukan pengiriman BBM kei Pertashop dengan cepat, agar pelanggan tidak kehabisan BBM. ” Pertashop bisnis yang menguntungkan, karena selain menambah pendapatan desa, kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat.

Hal senada juga dikemukakan Adit. Guna meningkatkan pendapatan desa, usaha Pertashop akan ditambah dengan Bright Gas , maupun produk Pertamina lainnya. (tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.