Pemerintah Diminta Perhatikan Jalur Mudik Non Tol

Pemudik yang menggunakan sepeda motor lebih rentan kecelakaan.

SEMARANG – Pemerintah diminta tidak terlena dengan hanya memprioritaskan tol sebagai jalur utama mudik tahun ini. Padahal para pemudik tidak akan hanya menggunakan jalur tol, melainkan juga menggunakan jalur non tol.

Ilustrasi. Arus mudik Lebaran 2018 lalu. Foto: metrojateng.com 

Pakar Transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno meminta, jalan non tol juga harus dirawat seperti tahun-tahun sebelumnya, berlaku untuk jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota.

“Kecukupan rambu, marka, penerangan jalan umum dan APILL harus diperhatikan. Pemudik pasti akan menggunakan jalan non tol untuk tiba di tempat tujuannya,” ungkapnya, Selasa (14/5/2019).

Dia mengatakan, pemudik yang menggunakan sepeda motor lebih rentan kecelakaan untuk jarak jauh, terlebih lagi jika kondisi jalan berlubang. Waktu istirahat juga harus diperhatikan secara cermat oleh pemudik roda dua.

Perlintasan sebidang Kereta Api dengan jalan raya juga masih rawan kecelakaan, terutama yang berlintas dengan jalan desa atau kabupaten yang tidak terjaga. Korban biasanya adalah masyarakat yang jarang melintas di daerah tersebut dan kurang kenal medan.

“Saat mudik seperti ini, Pemda perlu menambah penjagaan terhadap perlintasan yang selama ini tidak terjaga dengan melibatkan masyarakat sekitar. Kelengkapan rambu dan marka harus dapat perhatian,” tambahnya.

Pasar tumpah yang bersisian dengan jalan raya juga harus diperhatikan pemerintah setempat karena bisa menjadi biang kemacetan. Djoko mengakui dalam beberapa tahun terakhir, sistem pencegahan kemacetan di beberapa pasar tumpah sudah lebih baik.

“Mudik gratis menggunakan bus setiap tahun kian bertambah kapasitasnya. Namun disayangkan mengutamakan menggunakan bus pariwisata. Sebaiknya memanfaatkan bus reguler bekerja sama dengan organda. Sisanya, baru menggunakan bus wisata. Bisnis bus reguler terpuruk beberapa tahun ini,” pungkasnya. (ade)

 

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.