Pemenang Lelang Pembangunan Dicurigai ‘Dikondisikan’

Ada Satu Kontraktor Mengerjakan Tujuh Proyek

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang melihat kejanggalan terhadap pelaksanaan sejumlah pembangunan di Kota Semarang.  

Pembangunan Pasar Johar

 

SEMARANG – Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi mencurigai adanya beberapa proyek pembangunan di Kota Semarang yang telah ‘dikondisikan’ sebelumnya. Hal itu karena dirinya melihat ada beberapa ketidak wajaran dalam penentuan pemenang lelang.

Dia mencontohkan dalam pembangunan di tahun anggaran 2018 diketahui ada satu kontraktor, yang mengerjakaan sampai beberapa proyek pembangunan. Diketahui bahkan sampai tujuh proyek dalam satu tahun anggaran.

‘’Misalnya ada satu kontraktor yang mengerjakan tujuh proyek dalam satu tahun anggaran di Kota Semarang. Padahal perusahaan tersebut juga telah mengerjakan delapan pekerjaan di luar daerah pada tahun anggaran yang sama. Ini sangat janggal,’’ ungkapnya, Minggu (6/1/2019).

Supriyadi berharap ke depan harus ada evaluasi, Pemkot Semarang di tahun 2019 ini harus lebih selektif dalam penentuan pemenang lelang. Selain itu proses lelang juga harus direncanakan lebih awal. Sehingga tenggang waktu pekerjaan tidak mepet dengan akhir tahun dan kualitas pekerjaan bisa dipertanggung jawabkan.

‘’Diharapkan bulan Januari sudah ada persiapan lelang. Jika lelang dilaksanakan sejak awal tahun, Pemkot punya banyak waktu untuk evaluasi dan verifikasi lapangan,’’ tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Kota Semarang, Moch Imron mengatakan, pengadaan proyek konstruksi di Kota Semarang selama ini sudah sesuai prosedur. Yaitu  mengacu pada Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

Selain itu, selama ini proyek infrastruktur Pemkot Semarang tahun 2018 di Unit Layanan Pengadaan (ULP) telah masuk dalam layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Pemkot Semarang. Proses pengadaan barang dilakukan dengan sistem online.

‘’Proses pengadaannya lebih cepat dan jelas, serta tetap memperhatikan aspek terbuka karena masih tetap bisa dimonitor oleh masyarakat,’’ katanya.

Mengenai proses lelang harus direncanakan lebih awal, pihaknya juga sudah berupaya melelangkan berbagai pekerjaan di 2019 ini sejak awal tahun. Saat ini, sudah ada sekitar 52 paket pekerjaan yang akan dilelangkan pada Januari 2019.

‘’Kami terus berupaya mempercepat proses khususnya di 2019 ini agar bisa lelang di awal. Apalagi itu sudah diintrukikan oleh wali kota yang menginginkan pekerjaan bisa dimulai sejak awal,’’ tandasnya. (duh)

 

 

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.