Pembangunan PLTU Tanjung Jati B Capai 50 Persen

Dua unit pembangkit berkapasitas 2 x 1.000 Megawatt (MW) itu akan menyuplai kebutuhan listrik di area Jawa 4 atau wilayah Pulau Jawa dan Bali.

SEMARANG – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B yang berada di Kabupaten Jepara sudah mencapai lebih dari 50%. Sesuai jadwal PLTU tersebut akan beroperasi pada tahun 2021.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B unit 5 dan 6 sedang dalam proses pembangunan di Kabupaten Jepara. PLTU berkapasitas 2 x 1.000 MW itu akan memasok listrik di wilayah Jawa dan Bali. Foto: metrojateng.com/dok Istimewa

Asmen Komunikasi PLN Tanjung Jati B, Grahita Muhammad mengatakan, pihaknya berharap target pembangunan bisa selesai tepat waktu.

“Jika pembangunan dua unit pembangkit baru di PLTU Tanjung Jati B selesai dikerjakan, tentunya suplai listrik dari PLTU Tanjung Jati B akan bertambah besar,” ungkapnya saat ditemui, Jumat (25/1/2019).

Sesuai rencana, dua unit pembangkit berkapasitas 2 x 1.000 Megawatt (MW) itu akan menyuplai kebutuhan listrik di area Jawa 4 atau wilayah Pulau Jawa dan Bali.

Grahita menuturkan, pembangkit tersebut menggunakan teknologi mutakhir yaitu ultra supercritical boiler dengan jaminan ramah lingkungan.

“Disamping menunggu proses pembangunan pembangkit, kami juga membutuhkan infrastruktur SUTT dan transmisi. Infrastruktur itu dibutuhkan untuk membantu penyaluran listrik ke wilayah Jawa dan Bali,” terangnya.

Proyek pembangunan PLTU yang diperkirakan menelan investasi sebesar Rp 40 triliun itu akan menjawab kebutuhan listrik di masyarakat.

“Saat ini sudah ada empat unit pembangkit yang beroperasi masing-masing berkapasitas sebesar 660 MW. Dengan unit 5 dan 6 ini harapannya bisa menyumbang pasokan listrik lebih banyak lagi,” tandasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.