Pembangunan Alun-alun Pasar Johar Terhambat Pipa PDAM

Dinas meminta rekanan melakukan percepatan dengan menambah jumlah pekerja dan jam kerja.

SEMARANG- Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang menyebutkan, pembangunan Alun-alun Pasar Johar Baru mengalami keterlambatan. Progres pekerjaan senilai Rp 50 miliar itu minus delapan persen.

Pengeboran untuk fondasi bangunan menandai pembangunan Pasar Johar tahap dua, Rabu (22/8/2018). Foto: metrojateng.com/Marsukhin Abduh

Sekretaris Distaru Kota Semarang, Irwansyah mengatakan, bahwa proyek tersebut ditargetkan selesai pada 28 Desember 2018 mendatang. Keterlambatan dikarenakan terkendala adanya pipa PDAM Tirta Moedal Kota Semarang.

“Untuk proyek Alun-Alun Johar, ada deviasi minus sekitar delapan persen. Itu karena di bawah Alun-Alun terdapat pipa PDAM sehingga mengganggu pelaksanaan pengerjaan,” katanya,” Senin (17/12/2018).

Proyek lain yang terlambat pengerjaannya, yaitu pembangunan Kantor Kecamatan Gajahmungkur. Menurutnya persentase keterlambatan tujuh persen. Pihaknya meminta rekanan untuk segera menyelesaikannya sesuai kontrak. Ia meminta rekanan melakukan percepatan dengan menambah jumlah pekerja dan jam kerja.

“Ini dalam proses percepatan semua. Kami tetap optimistis mereka bisa menyelesaikannya sampai batas kontrak,” tandasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.