Pembangun Marak di Desa, Semen Holcim Raup Untung

Penjualan Semen Holcim tumbuh 17 persen.

SEMARANG- Program dana desa yang memicu pembangunan di wilayah tersebut berdampak positif terhadap penjualan semen di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

PT Holcim Indonesia mengenalkan dua produk baru WallMax dan PowerMax untuk pasar Jawa Tengah di Hotel Santika Semarang, Kamis (25/10/2018). Foto: metrojateng.com/Anggun Puspita

PT Holcim Indonesia Tbk Regional Jateng dan DIY pada kuartal ketiga mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 17 persen.

Regional Sales Manager Holcim Jateng dan DIY, Eki Karmanto mengatakan, baik penjualan maupun pangsa pasar Holcim mengalami pertumbuhan.

“Penjualan kami tumbuh 17 persen. Angka ini melebihi ekspektasi perusahaan. Sedangkan, market share hingga kuartal III-2018 sebesar 46 persen,” ungkapnya, Kamis (1/11/2018).

Meningkatnya permintaan semen dipengaruhi oleh pembangunan di daerah desa yang masif seiring digulirkan program dana desa oleh pemerintah. Adapun, permintaan terbanyak dari DIY, Solo dan Semarang.

Eki menyampaikan, permintaan semen kantong di area Jateng dan DIY mencapai 200.000 ton/bulan. Jumlah tersebut terdistribusi di 5.000 toko bangunan.

“Melihat kondisi itu kami optimistis tahun depan pasar semen akan kembali tumbuh positif,” tuturnya.

Sementara itu, secara nasional peningkatan pendapatan Holcim pda kuartal III-2018 sebesar 12 persen atau Rp 2,92 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Holcim Indonesia, Gary Schutz mengatakan, pertumbuhan didorong oleh volume penjualan sebesar 3 juta ton dari kebutuhan sektor perumahan dan infrastruktur.

“Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh Holcim yang jeli menangkap peluang dari tren pasar. Strategi kami dalam memberikan solusi-solusi bernilai tambah bagi para pelanggan di seluruh Indonesia terbukti jitu,” katanya.

Sehingga, imbuh dia, Holcim sangat menghargai rencana-rencana pemerintah agar terus berinvestasi dan mengedepankan pembangunan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negara. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.