Pembahasan UMK Kota Semarang Deadlock, Muncul Dua Usulan

Buruh mengusulkan Rp 2,8 juta, pengusaha usul Rp 2,49 juta. Dinas enggan bersikap.

SEMARANG- Dewan Pengupahan Kota Semarang mengusulkan dua angka usulan upah minimum kota (UMK) 2019 ke Wali Kota Semarang yakni Rp 2,8 juta sesuai usulan serikat pekerja dan Rp 2,49 juta sesuai usulan dari asosiasi pengusaha.

Usulan tersebut sudah disampaikan ke Wali Kota Semarang sejak tanggal 24 Oktober 2018 lalu. Untuk selanjutnya akan dikaji dan diusulkan kembali ke Gubernur Jawa Tengah sebelum ditetapkan.

Ketua Dewan Pengupahan Kota Semarang, Iwan Budi Setiawan mengatakan, adanya dua usulan itu, dikarenakan deadlock atau tidak ada titik temu dalam rapat penentuan UMK antara pengusaha dan pekerja.

“Baik Apindo Kota Semarangg maupun Serikat Pekerja Kota Semarang memiliki cara dan dasar penghitungan yang berbeda. Hasil perhitungannya pun sangat berbeda jauh,” ujarnya, yang juga Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Semarang, Kamis (15/11/2018).

Disebutkan, informasinya Gubernur Jateng akan mengumumkan besaran UMK kabupaten/kota se-Jateng pada 21 November mendatang. Usulan dari kota maupun kabupaten, diharapkan bisa diterima gubernur pada pertengahan November.

Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Laser Narindro mengatakan, memang perlu ada formula yang menjadi solusi bagi kedua belah pihak, pekerja maupun pengusaha.

“Saat ini memang sudah ada ketentuan Peraturan Pemerintah nomer 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, tapi pada penentuan masih ada masalah ketika kenaikannya hanya 8,17 persen,” katanya.

Dia menjelaskan, metode survei untuk kebutuhan hidup layak (KHL), seharusnya juga disepakati dasar perhitungannya. Sehingga hasil perhitungan yang dilakukan Apindo dan Serikat Pekerja tidak berbeda jauh.

Selain itu, pemerintah pusat juga harus bisa menurunkan laju inflasi untuk kenaikan harga kebutuhan pokok. Karena percuma jika upah buruh naik, namun harga kebutuhan pokok juga melambung tinggi. Akhirnya hasil yang didapat pekerja tetap kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.