Pemandu Karaoke Diringkus Saat Ambil Sabu-sabu di Ladang Pisang

Katherina Novi Ayu Susanti (23), pemandu karaoke yang ditangkap saat mengambil pesanan sabu-sabu di ladang pisang. Foto: Metro Jateng/MJ-14
Katherina Novi Ayu Susanti (23), pemandu karaoke yang ditangkap saat mengambil pesanan sabu-sabu di ladang pisang. Foto: Metro Jateng/MJ-14

MUNGKID – Seorang pemandu lagu sebuah tempat karaoke di Mertoyudan, Kabupaten Magelang diringkus jajaran SatnarkobaPolres Magelang. Wanita yang belakangan diketahui bernama Katherina Novi Ayu Susanti (23) ditangkap saat mengambil pesanan sabu-sabu di ladang pisang.

Penangkapan Katherina dilakukan secara tidak sengaja awal pekan ini sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, mobil yang dikendarai Kasat Narkoba Polres Magelang, AKP Eko Sumbodo, macet di depan kompleks Ruko Harmoni Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa sore.

Secara tidak sengaja, Eko melihat seorang laki-laki bertingkah mencurigakan di seberang jalan di dekat Las Vegas kompleks Ruko Harmoni. Lelaki tersebut terlihat menaruh sesuatu di tanah dan kemudian ditutup rerumputan.

Pemuda dengan sepeda motor Honda Vario itu kemudian pergi ke arah Kota Magelang. Setelah memastikan berisi paket sabu-sabu, Eko lantas memanggil anak buahnya.
“Selama enam jam saya menunggui di mobil. Pada pukul23.30 WIBseorang wanita muda mengambilnya. Ia pura-pura main HP dan mengambilnya. Ia langsung kami tangkap,” kata Eko siang tadi (20/02).

Kasubag Humas Polres Magelang, AKP Edi Sukrisno, menjelaskan pelaku merupakan warga Kampung Paten Jurang 06/15, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.”Katherina sempat mengelak namun setelah kita buka HP-nya ternyata berisi video dia sedang nyabu bersama teman-temannya. Dari THC Rapid Test Cassete dia positif nyabu,” kata dia.

Dari tangan Katherina, kata Edi, polisi menyita satu paket kecil sabu-sabu seberat 0,5 gram. Polisi akan menjerat Katherina dengan pasal 112 ayat (1) UU RI no.35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Ia terancam hukuman minimal empat tahun penjara,” jelas Edi. (MJ-14)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 40 = 43

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.