Pemancing Hanyut Disapu Banjir Kaligarang

Pelacakan dilakukan dari Pleret, anak sungai Banjir Kanal Barat yang ada di Unnes sampai ke jembatan dekat Majapahit

SEMARANG – Anung Sandi Bakhtiar bernasib apes saat sedang menghabiskan waktu luangnya bersama rekan-rekannya. Sebab, kegiatannya memancing bersama empat rekannya justru berbuah petaka.

Proses pencarian pemancing yang hanyut di Kaligarang. Foto: metrojateng.com/dok Istimewa

Ceritanya berawal tatkala Anung bareng empat temannya masing-masing  Darsono (35), Rudi (46), Kamdi (52), Santo(58) asyik mancing di Kaligarang yang terletak di Desa Patemon, Gunungpati, Sabtu (15/12) sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat tengah mancing ikan, muncul banjir bandang yang membuat air Kaligarang meluap. Mereka pun berusaha menyelamatkan diri. Naman, Anung yang diduga kurang sigap kemudian terbawa arus sungai.

Mendapati hal itu, seorang rekan korban melapor kepada tim Basarnas. Nurman Mujianto, Komandan Regu Pertolongan Basarnas Jateng mengaku bergegas menelusuri aliran sungai Kaligarang untuk melacak tubuh korban.

“Pelacakan dilakukan dari Pleret, anak sungai Banjir Kanal Barat yang ada di Unnes sampai ke jembatan dekat Majapahit. Saat ini proses pencarian sedang dilakukan,” katanya, Minggu (16/12/2018).

Ia harus melibatkan tim penyelamat gabungan dari berbagai unsur BPBD, Polsek Gunungpati, Koramil 07, Polrestabes Semarang, MTA, IOF, Ubaloka, guna melakukan penyisiran aliran sungai Kaligarang.

“Sampai saat ini masih nihil dan di lanjutkan besok pagi,” sambung Agung Hari Prabowo, Kasi Operasional Basarnas Jateng.

Ia mengungkapkan kondisi aliran sungai berkedalaman 40 sentimeter sampai dua meter. Panjangnya aliran sungai kaligarang dan cuaca berubah menjadi kendala saat pencarian. (far)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.