Pelaku UKM Manufaktur Terima Pendampingan Bisnis

Masih sedikit yang berpikir bagaimana agar bisa berkelanjutan.

SEMARANG- Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di bidang manufaktur mendapat pendampingan bisnis dari PT GS Battery. Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Dharma Bhakti
Astra (YDBA) itu bertujuan untuk meningkatkan wawasan UKM mengenai pengembangan bisnis agar berkelanjutan.


Kepala Divisi Plant PT GS Battery Semarang, A Rofik Cholid memberikan materi dalam kegiatan benchmark pendampingan kepada UKM di bidang manufaktur di Pabrik GS Battery Mijen Semarang, Kamis (8/11/2018). Foto: metrojateng.com/Anggun Puspita

Sebanyak 42 UKM dari Klaten, Tegal, Semarang, Yogyakarta dan Waru Sidoarjo terlibat dalam kegiatan tersebut di Pabrik GS Battery Mijen Semarang, Kamis (8/11/2018).

Kepala Divisi Plant PT GS Battery Semarang, A Rofik Cholid mengatakan, kepada para mitra UKM pihaknya ingin berbagi mengenai manajemen lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja (LK3).

“Selama ini yang dipikirkan UKM adalah bagaimana usahanya bisa berproduksi dan beroperasional. Masih sedikit yang berpikir bagaimana agar bisa berkelanjutan,”
ungkapnya.

Maka, GS Battery memberikan pendampingan kepada pelaku UKM agar bisa berinovasi supaya bisnisnya bertahan dan berkelanjutan. Adapun, penunjukkan GS Battery oleh YDBA dalam pendampingan bisnis, karena perusahaan tersebut sudah berdiri selama lebih dari 40 tahun.

“Kami ajarkan bagaimana praktik pengembangan bisnis dan strategi untuk menghadapi persaingan bisnis. Disamping itu, kami juga bagi tentang keamanan kerja dan pengelolaan lingkungan karena perusahaan ini sudah mengarah ke green company,” tutur Rofik.

Dengan begitu, lanjut dia, jika itu diterapkan oleh UKM harapannya bisnis mereka bisa berkembang dan siapa tahu bisa bermitra dengan Astra atau GS Battery.

Selain teori, peserta pendampingan juga mendapat kesempatan melihat secara langsung penerapan sistem tata kelola produksi yang baik, mulai dari tata letak pabrik, sistem ergonomi, keselamatan kerja, 5R, dan pengelolaan limbah.

Deputi Kepala Departemen Pelatihan dan Pendampingan YDBA, Aloysius Daniel Harbianto mengatakan, sampai saat ini Astra melalui YDBA berupaya membina UKM dan memberdayakan masyarakat dengan berbagai cara.

“Ini adalah salah satunya, kami mendampingi UKM di bidang manufaktur dengan menggandeng GS Battery. Tujuannya agar mereka bisa berencana tentang bisnisnya di masa
depan,” katanya.

Salah satu UKM anggota sektor unggulan dari Tegal, Elfas menuturkan, dari kegiatan tersebut pihaknya berharap bisa mendapatkan ilmu tentang layout mesin dan kaidah LK3.

“Saat ini saya sedang proses relokasi pabrik, sehingga ilmu dari kegiatan ini bisa saya terapkan,” katanya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.