Pelaku Penembakan Bocah SMP di Tegal Dibekuk Tim Vajra

Kesal Gara-gara Petasan

Petugas berhasil mengamankan satu unit senapan angin laras panjang jenis PCP BOCAP 500cc merek FX Sport, peluru 4,5 milimeter, dan 68 butir peluru senapan angin.

TEGAL – Tim Vajra Polres Tegal Kota bersama jajaran Satreskrim berhasil meringkus pelaku penembakan dua siswa SMP, Minggu (12/5). Dari penangkapan tersebut, terkuak motif pelaku nekat menembak lantaran terusik akan keberadaan gerombolan para siswa saat Selasa (7/5) dini hari.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah menunjukkan senapan angin yang digunakan pelaku untuk menembak dua siswa SMP. Foto : metrojateng.com/ adithya

“Pelaku merasa terganggu dengan keberadaan korban dan teman-temannya di dekat pos ronda. Karena selain berisik, pada malam sebelumnya mereka sempat menyalakan petasan,” ungkap Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah dalam gelar perkara, Senin (13/5/2019) sore.

Dijelaskan Kapolres, penangkapan pelaku berbuah dari olah tempat kejadian perkara di Jalan Arjuna, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur. Di mana Tim Vajra mampu mengidentifikasi lokasi antara korban dengan penembak.

Tak hanya itu, pengungkapan kasus ini juga mencapai titik terang setelah petugas mengumpulkan barang bukti berupa proyektil peluru senapan. Dari dua proyektil yang diangkat dari kaki para korban, ternyata cocok dengan proyektil milik pelaku, Guruh Sandi Setiadji (39).

“Jadi, setelah olah TKP kami mengidentifikasi dua rumah yang kami curigai menjadi lokasi penembak. Satu telah kami periksa, ternyata bukan. Kemudian satu ini menjadi kunci, dan setelah kami periksa, benar, pelaku berada di rumah tersebut,” kata Kapolres.

BACA JUGA: Dua Pelajar di Tegal Terkena Peluru Nyasar

Dari penggeledahan, petugas berhasil mengamankan satu unit senapan angin laras panjang jenis PCP BOCAP 500cc merek FX Sport, peluru 4,5 milimeter, pendorong gas tabung kapasitas 500 cc, ujung laras peredam suara, teleskop dan 68 butir peluru senapan angin.

Sementara itu, pelaku penembakan, Guruh mengaku emosi saat menembakkan senapan angin miliknya. Pria asal Cendrawasih, Tegal itu nekat melakukan aksi tersebut lantaran korban dan teman-temannya sudah berkali-kali diingatkan untuk tidak membuat gaduh.

“Terakhir, sebelum kejadian mereka sempat menyalakan mercon. Untung saat itu saya sendirian di kontrakan. Biasanya ada istri dan anak saya yang masih balita,” tutur pelaku.

Akibat perbuatannya, Guruh terancam hukuman penjara 3 tahun delapan bulan, sesuai dengan Pasal 80 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak junto Pasal 351 KUHP. (MJ-10)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.