Pelajari Industri Kereta Api, 48 Mahasiswa Teknik Elektro Unika Sambangi INKA

Rata-rata kereta api yang dihasilkan perbulan mencapai tiga unit.

SEMARANG – Setidaknya 48 mahasiswa Teknik Elektro Unika Soegijapranata Semarang menggelar kunjungan ke pabrik PT INKA untuk mencari celah mempelajari dari dekat kemajuan industri kereta api terbesar se-Asia Tenggara.

Mereka didampingi Kaprodi Teknik Elektro Unika, Leonardus Heru Pratomo, lalu disambut oleh Herlambang Eko Adi selaku Manager Keamanan PT INKA.

Herlambang menyatakan INKA kini masih menjadi pabrik kereta api yang menonjolkan kualitas produk dan layanan berkualitas tinggi untuk sarana transportasi massal.

“Selain dilempar di pasar domestik, kereta buatan INKA juga telah menyebar di banyak negara. Mulai Bangladesh, Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura dan Australia juga pakai produk kami,” akunya, dalam keterangan yang diterima metrojateng.com, Rabu (19/6/2019).

Produk yang diekspor INKA selama ini berupa lokomotif, kereta penumpang, kereta berpenggerak, gerbong barang dan kereta jenis lainnya.

Usai penjelasan di ruang aula, peserta diminta untuk mengunjungi pabrik kereta api yang total luas lahan yang digunakan 22,5 hektar dan tahun ini akan dibangun sebagai pengembangkan industri tersebut di Banyuwangi.

“Rata-rata kereta api yang dihasilkan perbulan mencapai tiga unit,” jelas Andri tim teknologi INKA.

Leonadus Heru, Kaprodi Teknik Elektro Unika mengaku berterima kasih pada INKA atas kunjungan tersebut. Banyak hal baru dan bagi alumni dan mahasiswa tidak perlu khawatir apa yang dibutuhkan industri sudah dapat dipelajari di bangku kuliah tinggal penyesuaian dan . (far)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.