Pedagang Diminta Pindah ke Pasar Tambaklorok Baru

Jumlah pedagang dipastikan membengkak, Dinas Perdagangan mengutamakan pedagang asli di Pasar Tambaklorok.

Sosialisasi dan pembagian lapak dan kios oleh Dinas Perdagangan di Pasar Tambaklorok, Senin (18/3/2019). (Masrukhin Abduh/metrojateng.com)

 

SEMARANG – Pedagang terlihat merasa puas dengan kondisi lapak dan kios di Pasar Tambaklorok Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara. Dinas Perdagangan Kota Semarang, Senin (18/3/2019), resmi melakukan sosialisasi dan pembagian lapak di pasar baru tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, begitu lapak dan kios dibagikan, para pedagang yang berjualan di pinggir jalan akan pindah semua ke dalam pasar. Kemudian lapak mereka di pinggir jalan akan langsung dibongkar semuanya, sehingga Kawasan Tambaklorok akan bersih.

‘’Tambaklorok sekarang berbeda dengan yang dulu. Kalau dulu dikenal kumuh, sekarang jauh lebih bagus karena terus dibangun oleh pemerintah dan bahkan menjadi Kampung Wisata Bahari Tambaklorok,’’ kata Fajar usai sosialisasi dan pembagian lapak serta kios.

Para pedagang yang siap menempati pasar setelah sosialisasi terlihat langsung berjejal ingin melihat kondisi pasar dua lantai itu, terutama di lantai satu yang akan menjadi tempat pedagang ikan basah. Rata-rata mereka menyatakan puas setelah melihat langsung.

Menurut Fajar, jumlah pedagang ikan basah yang akan bertempat di lantai satu ada sebanyak 72 pedagang. Sedangkan di lantai dua akan digunakan untuk pedagang bakso dan lainnya. Di lantai dua ini tercatat nantinya ada kurang lebih 100 pedagang.

‘’Hari Rabu (20/3/2019), pasar sudah mulai ditempati pedagang ikan basah, daging, dan ayam potong,’’ ujar Fajar.

Ditambahkan, setiap pembangunan pasar hampir dipastikan jumlah pedagangnya akan jadi membengkak. Sehingga jumlah pedagang yang tercatat tersebut bisa saja bertambah. Namun, dipastikan pihaknya akan mengutamakan pedagang asli yang sudah lama berdagang di Pasar Tambaklorok.

‘’Kami mengutamakan pedagang asli atau warga Tambaklorok menempati pasar untuk mencari rezeki. Pedagang masuk ke dalam Pasar Tambaklorok, tidak dipungut biaya,’’ tegasnya.

Sementara itu, H Zueb, tokoh warga Tambaklorok mengaku senang terhadap pembangunan di Kawasan Tambaklorok. Ia optimis wilayahnya akan semakin maju dan terkenal sehingga akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

‘’Kami optimis pembangunan di Tambaklorok akan maju dan terkenal. Apalagi, kini telah menjadi Kampung Wisata Bahari Tambaklorok,’’ tandasnya. (duh)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.