Pedagang Curiga Ada Tengkulak Nakal, Harga Cabai Keriting Anjlok

Turunnya harga cabai merugikan pedagang. Pedagang mengeluarkan modal besar untuk kulakan. Sedangkan harga cabai yang beredar di pasaran justru anjlok. 

Foto: Desi Dwi Anjani, seorang pedagang cabai Pasar Karangayu saat melayani pembeli yang mampir di kiosnya.

 

SEMARANG – Sejumlah pedagang Pasar Karangayu Semarang mengeluhkan harga cabai merah keriting yang anjlok. Menurut penuturan pedagang setempat, penurunan harga cabai merah keriting terjadi sejak tiga hari terakhir lantaran disebabkan barang yang tersedia masih melimpah.

 

“Awalnya harga cabai merah keriting berkisar Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu. Sekarang turun menjadi Rp 20 ribu per kilogram,” kata Desi Dwi Anjani, seorang pedagang cabai setempat kepada metrojateng.com, Senin (14/1/2019).

 

Sedangkan untuk harga cabai merah besar saat ini berkisar Rp 25 ribu-Rp 26 ribu. Turun dari harga semula Rp 30 ribu per kilogram. “Cabai rawit setan juga ikut merosot menjadi Rp 30 ribu-Rp 35 ribu dari semula Rp 40 ribu per kilogram,” katanya.

 

Penurunan harga itu sudah terjadi tiga hari terakhir. Ia pun menyiasatinya dengan mengurangi pasokan dari petani Bandungan Ungaran dan Temanggung.

 

Pemilik Kios Anugerah tersebut memperkirakan anjloknya harga cabai dipicu tiga faktor di pasaran. Yang pertama, katanya lantaran barang yang tersedia saat ini dari sentra penghasil cabai di Temanggung dan Ambarawa masih banyak.

 

Kemudian kedua bisa juga disebabkan pengaruh musim penghujan. Hal memungkinkan bisa juga karena ada tengkulak yang bermain harga.

 

“Apalagi sekarang kondisi pembeli lagi sepi, Mas. Padahal cabai hanya tahan sehari saja. Makanya saya pintar-pintar ngakali aja, saya masak untuk dipasok di rumah makan dan pedagang makanan keliling biar enggak terlalu merugi,” akunya.

 

Kondisi serupa juga dialami para pedagang lainnya di Pasar Karangayu. Suharti, seorang pedagang cabai saat dimintai keterangan secara terpisah mengaku, turunnya harga cabai merugikan pedagang. Modal yang ia keluarkan tak sepadan dengan harga cabai yang beredar di pasaran saat ini.

 

“Sudah belinya harga normal, eh ternyata harganya turun sampai lima belas ribu,” tukasnya. (far)

 

 

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.