Pedagang Barang Antik Kota Lama Dimanjakan Fasilitas Ruangan Ber-AC

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dijadwalkan akan meresmikan Galeri Industri Kreatif Semarang (GKIS) di Kawasan Kota Lama tersebut pada 25 Mei 2019 mendatang.

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang terus mengupayakan penataan Kota Lama Semarang untuk menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia.

Puluhan PKL Pedagang Barang Antik (Padangrani) telah menempati Galeri Industri Kreatif Semarang (GKIS) di belakang Gereja Blenduk kawasan Kota Lama Semarang. (metrojateng.com)

Tidak hanya melakukan revitalisasi kawasan secara fisik, Pemerintah Kota Semarang juga mempercantik Kota Lama dengan melakukan penataan pedagang yang ada di kawasan tersebut.‎

Salah satunya memindahkan puluhan PKL Pedagang Barang Antik (Padangrani) yang sebelumnya memadati area samping Taman Sri Gunting. PKL Padangrani tersebut kini telah menempati tempat yang lebih nyaman untuk berjualan di gedung Galeri Industri Kreatif Semarang (GKIS), yang disediakan oleh Pemerintah Kota Semarang di belakang Gereja Blenduk.

Pada lokasi baru yang beralamat di Jalan Garuda No. 1 kawasan Kota Lama, para pedagang dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang mampu mendukung kegiatan berjualannya, yaitu seperti  ruangan yang ber-AC, ketersediaan listrik dan air yang memadai, serta pengelolaan area yang lebih baik.

Adapun Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dijadwalkan akan meresmikan Galeri Industri Kreatif Semarang (GKIS) di Kawasan Kota Lama tersebut pada 25 Mei 2019 mendatang. Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang itupun optimis jika gedung GKIS dapat menjadi wadah bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah yang ada di Kawasan Kota Lama Semarang.

GKIS sendiri merupakan hasil inisiasi kerja sama dari Pemerintah Kota Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kementrian Perindustrian, dan PT. PPI. Di mana sebelumnya GKIS merupakan salah satu gedung di Kota Lama yang tidak dimanfaatkan. Yang kemudian setelah melalui sejumlah perbaikan, gedung tersebut disulap menjadi ‘One Stop Shopping Center’ untuk Kawasan Kota Lama Semarang.

Nantinya selain pedagang barang antik, GKIS juga akan ditempati oleh sejumlah pedagang produk fashion, furniture, handy craft, serta kuliner baik tradisional maupun kekinian. ‎Dan untuk memastikan kesiapan dan kenyamanan área GKIS, Hendi pun melakukan tinjauan lapangan baru – baru ini.

“Secara umum, di sini sudah cukup memadai dan Insya Allah menjadi ruang aktivitas yang nyaman bagi sedulur – sedulur,” pungkas Wali Kota Semarang tersebut.

“Namun, masih ada beberapa PR seperti papan petunjuk arah, serta penandan lokasi untuk memudahkan pengunjung menuju ke sini, akan disempurnakan,” tegasnya. (duh)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.