PDAM Kota Semarang Perlu Instalasi Baru

Tahun ini sejumlah 80-90 persen warga di Semarang ditarget menggunakan air PDAM.

SEMARANG- PDAM Tirta Moedal Kota Semarang harus lebih inovatif menghadapi persoalan kekurangan air baku karena musim kemarau yang panjang.

Ilustrasi. Dewan mendesak dilakukan evaluasi total terhadap kinerja PDAM Tirta Moedal. Foto: metrojateng.com/dok

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi mengatakan, inovasi yang perlu dilakukan seperti membuat sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru. Hal itu terkait dengan target tahun ini sejumlah 80-90 persen warga di Semarang sudah bisa menggunakan air bersih dari PDAM.

“Jangan sampai target itu meleset. IPA-IPA yang sudah ada menurut hemat kami tidak mencukupi. Jadi perlu membuat IPA baru,” kata Supriyadi, Senin (15/10/2018).

Politisi PDI Perjuangan ini mengaku mengapresiasi kegiatan salat Istisqa atau salat meminta hujan yang telah dilakukan oleh PDAM. Namun, upaya untuk mengatasi kekurangan air baku dengan membuat IPA baru adalah hal yang sangat penting.

BACA JUGA: Musim Kemarau Panjang, Karyawan PDAM Semarang Salat Istisqa

“Sekarang ini kami melihat hanya pasokan dari IPA Banjir Kanal Barat yang masih bisa mendistribusikan air. Tapi di wilayah-wilayah timur yang mengambil dari IPA Kudu, distribusi air bersihnya sudah tidak bisa lancar,” terangnya.

PDAM, kata dia, juga diharapkan bisa melakukan droping air bersih dengan tangki air, ke wilayah-wilayah warga masyarakat yang sumurnya mengalami kekeringan karena kemarau panjang. Hal itu menjadi tanggungjawab PDAM sebagai institusi yang memonopoli air bersih. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.