Pasca Napi Tewas, 38 Napi Kedungpane Pindah ke Nusakambangan

Jumlah penghuni Lapas Kedungpane sudah berlebihan.

SEMARANG- Setelah kasus perkelahian di dalam Lapas Kedungpane yang menewaskan napi narkotika Wicaksono, sebanyak 38 narapidana lapas itu dipindahkan ke Lapas Kelas II A Permisan, Pulau Nusakambangan, Cilacap.


Narapidana Kedungpane saat mengemasi barang bawaannya menuju LP Nusakambangan. Foto: metrojateng.com/dokumentsi

Proses pemindahan puluhan napi itu dilakukan serentak pada Selasa (23/10/2018) kemarin. Alasannya, menurut Kalapas Kelas IA Kedungpane, Dadi Mulyadi, karena kondisi sel tahanan di lapasnya sudah penuh.

“Saat ini kondisi lapas berlebihan. Dengan kapasitas hunian 663 orang, per hari ini penghuni mencapai 1.691 orang yang terdiri atas narapidana dan tahanan,” ungkap Dadi kepada metrojateng.com, Kamis (25/10/2018).

BACA JUGA: Napi Narkotika Tewas Usai Berkelahi di LP Kedungpane

Dadi mengaku 38 narapidana Kedungpane mulai mengemasi barang bawaannya pada pukul 19.00 WIB. Pemindahan, katanya dikawal enam petugas dan dibantu dua aparat dari Polsek Ngaliyan.

Ia mengklaim pemindahan narapidana Kedungpane ke Permisan sudah sesuai standar operasional prosedur.

Ia berkata pemindahan semata menindaklanjuti surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah tentang pemindahan narapidana.

“Dengan kekuatan regu pengamanan 16 petugas setiap regu jaga sangat tidak seimbang dengan jumlah penghuni saat ini,” bebernya.

Namun dengan segala keterbatasan jumlah petugas yang ada, ia berjanji untuk selalu semangat dalam melaksanakan pekerjaan dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada narapidana. (far)

Narapidana Kedungpane saat mengemasi barang bawaannya menuju LP Nusakambangan. Foto: metrojateng.com/dokumentsi

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.