Pasca-gempa di Lombok, Mendikbud Pastikan Sekolah Tak Libur

Kemendikbud telah mengirim tenda, dan sejumlah bantuan di antaranya seragam dan makanan tambahan ke Lombok

SOLO – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memastikan sekolah-sekolah yang berada di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak diliburkan, pasca terkena musibah gempa bumi pada Minggu (5/8) lalu. Mendikbud menjamin kegitan belajar mengajar tetap berlangsung.

Muhadjir Effendy
Mendikbud Muhadjir Effendy saat berpidato di acara Semiloka di UNS, Rabu (8/8). Foto: metrojateng.com

“Kemendikbud lebih fokus ke sekolah dan lembaga pendidikan di sana. Kita pastikan tidak diliburkan,” ujar Muhadjir usai menghadiri Semiloka dan Deklarasi Pengutamaan Bahasa Negara di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Rabu (8/8).

BACA JUGA: Bantu Korban Gempa, Tim Medis RSUP Kariadi Bertolak ke NTB

Untuk memastikan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar, Kemendikbud telah mengirimkan 65 tenda dan seragam sekolah ke Lombok beberapa waktu lalu. Pengiriman tersebut dilakukan usai adanya gempa bumi pertama di Lombok.

“Kemendikbud sudah mengirim tenda, dan mengirimkan sejumlah bantuan di antaranya seragam dan makanan tambahan ke sana (Lombok-red),” ungkapnya.

BACA JUGA: Menteri pun Bisa Salah Ucap Waktu

Terkait data kerusakan gedung sekolah akibat terdampak gempa bumi di Lombok, Menteri Muhadjir belum dapat menjelaskannya secara detail.

“Hal itu bisa kita kesampingkan dulu, yang pasti para siswa tetap bisa sekolah meski di tempat yang darurat. Belum menerima data pastinya,” jelas Muhadjir. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.