Pasar Murah TMMD, Ratusan Gas Melon Diserbu Warga

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap ll Tahun 2019 di Desa Pengkol, Kecamatan Nguter yang dilaksanakan sejak 11 Juli secara umum berjalan lancar dan dapat diselesaikan 100%. 

SUKOHARJO – Pasar murah yang digelar di acara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap ll Tahun 2019 di Lapangan Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, Sukoharjo diserbu warga sekitar, Kamis (8/8/2019). Ratusan tabung gas elpiji 3 kg yang disediakan PT Pertamina jadi sasaran warga.

Warga Desa Pengkol Sukoharjo mengantre gas 3 kg dalam penutupan TMMD. Foto: dokumentasi

Kegiatan TMMD ini dihadiri oleh Forkompimda, Ketua TP. TP.PKK, Muspika se-Kabupaten Sukoharjo, Pejabat Sipil TNI dan Polri, Kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, Persatuan Persit Kartika Candra Kirana, organisasi kemasyarakatan para perangkat desa.

Dalam laporannya, Plh Pasiter Kodim 0726/Sukoharjo selaku perwira pelaksana TMMD Kapten Czi Hartono menyampaikan bahwa hasil pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap ll Tahun 2019 di Desa Pengkol, Kecamatan Nguter yang dilaksanakan sejak 11 Juli secara umum berjalan lancar dan dapat diselesaikan 100%.

“Sasaran fisik pokok, pembangunan rabat beton di Dukuh Sawah Jero RT 2 RW 4 panjang 937 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 12 meter, pembangunan jembatan satu unit di Dukuh Sawah Jero Rt 2 RW 4 panjang 2,70 meter, lebar 4 meter, tinggi 1,80 meter,” terangnya.

Sedangkan sasaran fisik tambahan, yakni pembuatan 2 unit poskamling di Dukuh Sawah Jero, rehab 2 unit masjid Al-Barokah Dukuh Jati Rejo dan masjid Al-Hidayah Dukuh Sawah Jero, pembuatan 3 unit jamban keluarga dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) 10 unit di Desa Pengkol.

Sementara itu, untuk sasaran non fisik melaksanakan penyuluhan dan pelayanan dibidang penyuluhan pendidikan pendahuluan bela negara dan penyuluhan hukum Kamtibmas.

Widia warga Desa Pengkol, menyambut baik acara penutupan TMMD tersebut. “Ini saya beli gas di sini Rp 15 ribu, biasanya Rp 22 ribu, selisihnya lumayan banyak,” kata dia.

Bahkan pembelian gas tersebut tidak dipatok jumlahnya, sehingga warga bisa membeli sesuai dengan keinginan. Kendati demikian, pembelian gas tersebut hanya diperuntukan warga Desa Pengkol saja.

“Hanya diminta untuk menunjukkan KTP saja, jadi warga desa lain belum bisa,” imbuhnya.

Kasrem 074 /Warastratama Letkol Inf Yudi Purwanto selaku inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan, TMMD yang dilaksanakan secara serentak di 50 Kabupaten atau Kota di seluruh nusantara ini sebagai wujud pengabdian TNI bersama kementerian dan lembaga negara Iainnya, dalam rangka membantu mempercepat pembangunan di daerah dan tercapainya kesejahteraan bagi rakyat. (MJ-28)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.