Pantura Kendal Macet Parah

?

KENDAL – Memasuki arus mudik H-2 lebaran kemacetan panjang terjadi di Pantura Kendal. Kendaraan dari arah barat mulai terjebak macet setelah keluar dari exit Gringsing hingga masuk Kota Semarang. Kemacetan terjadi di sejumlah titik di pantura Kendal mulai dari pasar tumpah hingga kecelakaan.

Kemacetan parah ini terlihat di perbatasan Kendal-Kota Semarang, kendaraan mengular hingga jalur lingkar Kaliwungu sepanjang lebih dari 7 kilometer. Kendaraan terjebak kemacetan sejak Jumat (23/06) subuh dan merayap bahkan sempat terhenti.

Polisi menerapkan pola tiga satu, dengan mengalihkan kendaraan dari arah barat ke lajur sebelahnya. Contra flow ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang mengular panjang hingga masuk Kota Semarang.

Sejumlah pemudik mengatakan, kemacetan sudah terjadi di Alas Roban Kabupaten Batang Kendaraan merayap hingga masuk Kabupaten Kendal bahkan di pantura Kendal kemacetan ada di sejumlah titik.

Titik kemacetan di sepanjang pantura Kendal ada di Truko , Cepiring, Kota Kendal dan Kaliwungu hingga perbatasan dengan Kota Semarang. Hakim pemudik tujuan Magelang ini mengaku, sudah empat jam terjebak macet dari Batang hingga Kendal.

Padahal jika keadaan normal jarak tempuh Batang hingga Kendal hanya satu jam saja. Kendaraanya masih terjebak macet di arteri Kaliwungu akibat kepadatan di pantura Kota Semarang.

“Macet sejak dari Batang mas, padat banget biasanya hanya satu jam sekarang empat jam belum keluar dari Kendal,” katanya.

Contra flow diberlakukan petugas Polres Batang, Polres Kendal dan Polrestabes Semarang untuk mengurai kemacetan panjang. Potongan di jalan pantura ditutup agar tidak menambah kemacetan akibat kendaraan berputar arah.

Kemacetan juga diperparah dengan kecelakaan di pantura Brangsong Jumat (23/06) pagi. Akibat kepadatan arus lalu lintas kendaraan menabrak becak yang hendak berputar arah. Korban mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit.

Petugas Pengamanan Mudik Polrestabes Semarang di depan Terminal Mangkang, Ipda Slamet memprediksi puncak arus mudik terjadi pada Jumat sore dan malam. Dalam satu menit, kira-kira ada 100 unit mobil dan motor melintas masuk Kota Semarang yang didominasi mobil pribadi dan kendaraan roda dua.

Antrean panjang kendaraan yang terjadi mengakibatkan jarak tempuh dari perbatasan Kendal – Semarang menuju pertigaan Jrakah yang biasanya hanya 30 menit pun bertambah panjang, hingga lebih dari satu setengah jam.

Selain itu, aktivitas pasar di Karangayu juga menyumbang kemacetan. Beberapa pedagang ayam potong menjajakan dagangannya hingga memakan badan jalan.

“Untuk mengurai kemcaetan, kami menerapkan contraflow ke arah Semarang menjadi tiga lajur, sementara yang ke arah barat hanya dibuat satu lajur. Petugas juga menutup beberapa titik putar, agar kemacetan tidak bertambah parah,” katanya. (MJ-01/ade)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

11 + = 18

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.