Panpel PSIS Ajak Suporter Perangi Nyanyian Rasis

Perangkat pertandingan berhak menghentikan laga jika ada nyanyian rasis di dalam stadion

SEMARANG – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan PSIS Semarang mengajak suporter memerangi nyanyian rasis saat memberi dukungan di dalam stadion. Ancaman penghentian pertandingan hingga sanksi denda bisa merugikan PSIS yang sedang berjuang menghindari degradasi.

Dukungan Panser Biru dibutuhkan saat PSIS menjamu Barito Putera di Magelang, Sabtu (13/10). Foto: metrojateng.com/dok

PSIS akan menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-25, Sabtu (13/10) sore. Laga yang dihelat di Stadion Moch Soebroto Magelang tersebut sangat krusial bagi skuad Mahesa Jenar untuk memperbaiki peringkat di papan klasemen.

Wakil Ketua Panpel PSIS, Pujianto berharap pertandingan bisa berlangsung aman dan nyaman. Dia juga mengingatkan agar fans Mahesa Jenar memberi dukungan secara sportif tanpa nyanyian maupun chant berbau rasis.

“Kami tak ingin kejadian di Stadion Kanjuruhan Malang saat Arema FC versus Persebaya terjadi di Magelang. Suporter juga harus paham bahwa perangkat pertandingan berhak menghentikan laga jika ada nyanyian rasis,” kata Pujianto, Rabu (10/10/2018).

Sejumlah insiden mewarnai laga Arema FC kontra Persebaya di pekan ke-24. Mulai nyanyian rasis hingga penonton yang masuk ke dalam lapangan saat jeda dan akhir pertandingan.

“Dalam beberapa musim terakhir sudah tidak ada nyanyian rasis saat PSIS bertanding dan kami sangat mengapresiasi rekan-rekan suporter yang sudah semakin dewasa,” beber Puji.

“Tapi kami tetap akan melakukan komunikasi dengan perwakilan masing-masing kelompok suporter sebagai antisipasi kejadian di Kanjuruhan,” dia menambahkan.

Sebelumnya PSIS baru saja mendapat sanksi denda sebagai konsekuensi terjadinya pelemparan botol saat laga kontra Persija Jakarta dan Perseru Serui. Total denda mencapai Rp 130 juta.

“Kejadian kemarin kami harap menjadi yang terakhir. Bagaimanapun kami butuh dukungan suporter tapi jika sampai terkena sanksi tentunya juga merugikan tim. Apalagi PSIS masih berjuang keluar dari jerat degradasi,” kata GM PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Namun, Liluk memuji aksi kelompok suporter PSIS yang melakukan penggalangan donasi untuk membayar denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

“Tentu manajemen sangat mengapresiasi kepedulian suporter. Dan sebelumnya memang sudah ada kesepakatan jika ada sanksi denda yang melibatkan suporter akan ditanggung bersama. Ini sekaligus sebagai bagian dari pembinaan terhadap pendukung PSIS,” tutur Liluk.

Kick off laga PSIS kontra Barito Putera akan dimulai pukul 15.30. Adapun tiket tribun timur dibanderol Rp 55 ribu, selatan Rp 45 ribu dan barat Rp 75 ribu. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.