Pancaroba, Hujan Petir Terjang Semarang Malam Hari

Ilustrasi. (sumber: wikipedia.com)

SEMARANG – Memasuki peralihan musim (pancaroba), sejumlah wilayah di Jawa Tengah mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Menurut analisa iklim dari Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, curah hujan saat ini telah mencapai kisaran 60-70 mililiter perjam.

“Intensitas curah hujan yang seperti itu terbilang tinggi. Apalagi kami melihat juga muncul angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Jawa Tengah, termasuk Semarang,” kata Tuban Wiyoso, Kepala Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang saat dikontakmetrosemarang.com, Selasa (3/10).

Ia menyatakan anomali cuaca itu terjadi karena angin muson dari arah tenggara Australia saat ini mulai melemah. Ia mengatakan pada malam hari sejumlah daerah juga diterjang hujan petir karena adanya perubahan angin diatas awan.

Ia menambahkan hujan disertai angin kencang dan kilatan petir telah terjadi sejak seminggu terakhir. Kota Semarang termasuk wilayah yang dilanda hujan petie hingga rentang beberapa hari ke depan, kata Tuban.Ia memperkirakan musim pancaroba bakal terjadi hingga dua bulan ke depan.

“Oktober mulai pancaroba dan kami mengimbau kepada masyarakat Jawa Tengah agar meningkatkan kewaspadaannya saat beraktivitas di malam hari. Karena banjir dan longsor menjadi masalah serius di dataran rendah maupun areal pegunungan,” sergahnya.

Sedangkan menurut Giyarto, seorang analis cuaca dari Kantor Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, peringatan dini cuaca ekstrem mulai terdeteksi pada hari ini pukul 16.45 WIB

“Berpotensi terjadi hujan sedang sampai lebat disertai petir dan kadang disertai angin kencang pada pukul 17.00 WIB di Blora Timur dan sekitarnya,” kata Giyarto secara terpisah.

Cuaca ekstrem juga berpotensi meluas ke Kabupaten Rembang, daerah Kabupaten Pati bagian selatan, Grobogan bagian timur, Sragen bagian uara dan sekitarnya.”Kondisi ini diprakirakan dapat berlangsung hingga pukul 18.30 WIB,” tutupnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

68 − 64 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.