Palangkaraya Diselimuti Asap, Banur: Keselamatan Pemain Lebih Penting

Shopee Liga 1 2019

Skuad Mahesa Jenar juga sudah tiba di Ibukota Kalteng dan melakukan official training, Senin (23/9/2019).

PALANGKARAYA – Bencana kabut asap yang menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah berpotensi mengganggu pertandingan Kalteng Putra kontra PSIS Semarang. Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah meminta agar otoritas liga memprioritaskan keselamatan pemain.

Bruno Silva termasuk dalam 18 pemain PSIS yang disiapkan meladeni tuan rumah Kalteng Putra. Foto: metrojateng.com

Kalteng Putra dan PSIS dijadwalkan melakoni laga pekan ke-20 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Selasa (24/9) sore. Skuad Mahesa Jenar juga sudah tiba di Ibukota Kalteng dan melakukan official training, Senin (23/9/2019).

Bambang Nurdiansyah menyebut secara teknis timnya sudah siap meladeni Kalteng Putra. Hanya saja pelatih 63 tahun tersebut mengkhawatirkan kondisi udara Kota Palangkaraya yang masih diselimuti asap akibat Karhutla.

“Kami sudah lupakan kekalahan dari Persebaya dan siap curi poin di sini. Syukur-syukur seri, bisa menang alhamdulillah. Kalteng tim bagus, mereka baru saja kalah, tentunya tak ingin kehilangan kesempatan menang di kandang,” kata Bambang Nurdiansyah dalam sesi prematch conference.

“Mungkin yang jadi masalah cuma asap. Kami sih siap main, tapi tolong wasit juga mempertimbangkan karena kasihan pemain. Bukan berarti kami tak mau bertanding. Kalau kami meminta pertimbangan semata-mata untuk keselamatan atlet, sisi kemanusiaan,” lanjutnya.

“Kalau memang tidak bisa dilaksanakan, kami juga siap. Kami juga sudah jauh-jauh datang tentunya untuk bertanding, keluar biaya juga. Tapi ada yang lebih penting daripada uang, keselamatan jiwa pemain,” pria yang akrab disapa Banur itu menegaskan.

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliviera pada kesempatan terpisah juga mencemaskan kondisi kabut asap bakal memengaruhi performa pemain. “Kita harus jaga kesehatan dan kebugaran pemain. Kalau kabut asap membuat tidak bisa tampil ya memang tidak bisa,” tandasnya.

Pada pertandingan terakhir kedua tim sama-sama menelan kekalahan. PSIS dilumat Persebaya dengan skor telak 0-4. Sedangkan pasukan Isen Mulang tumbang di markas Perseru Badak Lampung, 1-2. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.