Pajak Liquid Vape Memberatkan Pengusaha

SEMARANG – Wacana pajak untuk rokok elektrik yang diberlakukan Juli 2018 sebesar 57 persen dirasa memberatkan. Dari harga jual cairan atau liqiud, ditambah pajak akan membuat harganya semakin melambung tinggi.

Ilustrasi. Pajak liquid vape yang diberlakukan tahun ini dinilai memberatkan pengusaha. Foto: dok metrosemarang.com

Owner Vape Volution Semarang, Arif Yoga Utama mengatakan jika pajak sebesar 57 persen dinilai terlalu besar, mengingat akan ada kenaikan harga yang memberatkan masyarakat. Hal ini diperkirakan akan berimbas pada penurunan daya beli masyarakat.

“Dengan besarnya pajak yang dikenakan, dikhawatirkan pengusaha liqiud lokal akan tergilas walaupun liquid impor juga akan dikenakan besaran pajak yang sama,” jelasnya, Selasa (20/2).

Di sisi lain, dia yakin dengan peneganaan pajak tersebut juga akan membantu penguasaha liquid lokal untuk terus berkembang. “Saat ini tanpa adanya pajak, liquid impor harganya sedikit bersanding di atas liquid lokal,” katanya. (ade)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

48 + = 54

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.