Pacul Tebar Ancaman, Sudirman Said: Demokrasi dalam Bahaya!

SEMARANG – Calon Gubernur Jawa Tengah bernomor urut 2, Sudirman Said mengecam tindakan Ketua DPD PDIP sekaligus anggota DPR RI, Bambang Wuryanto yang mengobral ancaman terhadap insan pers.

Sudirman Said

Bambang Pacul, panggilan Wuryanto sempat menebar ancaman bakal meratakan dengan tanah kantor media yang mengkritisi gaji pimpinan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Sudirman mengaku sangat menyesalkan ucapan Pacul yang bernada ancaman tersebut.

“Mudah-mudahan itu bukan budaya di lingkungannya. Kalau itu merupakan budaya dan tata nilai yang diyakini, maka kita dalam bahaya besar,” ungkapnya, Jumat (1/6).

Ia menyatakan teror terhadap insan pers untuk melakukan kekerasan fisik merupakan indikasi rendahnya moral dan akhlak sang pengancam. Itu juga sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, utamanya sila kelima.

Apalagi jika ancaman itu diucapkan oleh seorang pemimpin. Sudirman berpendapat bahwa Pancasila yang menjadi ideologi negara mengajarkan musyawarah dan mufakat untuk menyelesaikan masalah. Bukan dengan kekerasan dan menebar-nebar ancaman.

“Pemimpin semestinya bisa bersikap bijak. Mencari solusi terbaik. Bukan malah memanasi orang-orang yang dipimpinnya,” cetusnya.

Pemimpin, lanjutnya juga harus mampu menjadi teladan dalam kebaikan, pengetahuan, dan dalam akhlak dan moral. Karenanya, negara tidak bisa diurus dengan menebarkan ancaman.

Sebagai pilar keempat demokrasi, pers memiliki fungsi penyeimbang, serta mengoreksi hal-hal yang melanggar kepatutan. Setiap pihak memang berkewajiban melakukan cek dan ricek untuk menjaga keseimbangan.

“Pers kita butuhkan untuk menjaga kebebasannya agar masyarakat dapat terus berpijak pada kewajaran,” bebernya.

Mantan Bos Pindad itu berharap kekerasan yang dialami Harian Radar Bogor tak membuat insan pers surut dalam mengkritik kebijakan. Masyarakat membutuhkan pers yang berani menyuarakan hati nurani.

“Kalau pers menjadi takut menyampaikan kritik, itu tanda-tanda demokrasi kurang sehat. Demokrasi dalam bahaya,” ujar Sudirman. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

97 − 87 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.