Pabrik Gula Pangka Gelar Ritual Tebu Temanten

Tradisi tebu temanten ini juga sebagai doa serta pengharapan kepada Tuhan agar rendemen atau produksi gula di Pabrik Gula Pangka melimpah

TEGAL – Pabrik Gula Pangka di Kabupaten Tegal menggelar tradisi Tebu Temanten atau ritual mengarak dua pengantin tebu sebagai selamatan dimulainya giling tebu, Sabtu (4/5/2019). Dengan tradisi ini, diharapkan rendemen atau produksi gula akan mencapai target.

Arak-arakan tebu temanten tiba di Pabrik Gula Pangka setelah dibawa mengelilingi desa setempat. Foto : metrojateng.com/ adithya

Manajer PG Pangka, Tri Agung Wahyudi mengatakan, ritual turun temurun tersebut dilakukan dengan cara mengarak sepasang tebu temanten atau pengantin tebu dari lahan tebu di Desa Pangkah menuju pabrik. Guna memeriahkan, kegiatan tersebut diiringi kesenian calung dan rebana.

Sepasang tebu pengantin tersebut, merupakan simbol perkawinan dua lahan tebu di Desa Jatibarang, Brebes dan lahan tebu Desa Penusupan, Tegal.

Pengantin tebu pria yang bernama Bagus Nawangsari Janu Dananjaya berasal dari lahan tebu pabrik gula Jatibarang. Sedangkan pengantin tebu wanita bernama Roro Nawangwulan Maheswari Hasanti berasal dari lahan tebu di Penusupan.

“Setelah diarak dari lahan tebu ke pabrik, pasangan tebu temanten diletakkan di atas mesin penggilingan. Disusul 12 batang tebu yang berasal dari Desa Jatibarang dan Desa Penusupan, juga ikut diletakkan di mesin penggilingan sebagai ritual terakhir,” terang Tri Agung kepada metrojateng.com.

Selain untuk selamatan dimulainya giling tebu, sambung Tri, tradisi tebu temanten ini juga sebagai doa serta pengharapan kepada Tuhan agar rendemen atau produksi gula di Pabrik Gula Pangka pada tahun 2019 dan seluruh karyawan pabrik diberi rezeki yang melimpah dan berkah.

Berdasarkan data dari Pabrik Gula Pangka, hasil rendemen tahun lalu hanya tercapai 5,5 persen. Capaian tersebut masih di bawah target sebesar 7,56 persen, karena kualitas tanaman tebu kurang bagus akibat cuaca.

“Tahun ini diharapkan target rendemen gula akan bisa tercapai, untuk mendukung swasembada gula nasional,” tutupnya. (MJ-10)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.