Outbound Seru bersama Ibu-ibu Majelis Taklim Kota Magelang

Setelah berbulan-bulan menimba ilmu Alquran, para ibu ini diajak untuk refreshing sekaligus sebagai pembelajaran melihat kebesaran Allah.

MAGELANG – Inilah keseruan outbound di lereng Pegunungan Menoreh, tepatnya di Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang. Puluhan ibu-ibu majelis taklim dari Kota Magelang sengaja datang ke obyek wisata alam ini, untuk refreshing, Rabu (13/11/2019).

Ibu-ibu majelis taklim Kota Magelang mengadakan outbound di Pegunungan Menoreh, Rabu (13/11/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Mereka benar-benar menikmati keindahan alam yang terhampar luas di depan mata. Bukit marmer yang ada di seputaran desa ini, menjadi pemandangan yang mengundang decak kagum.

Meski usia tidak lagi muda, namun para anggota majelis taklim ini bisa menyatu dengan alam. Apalagi, outbound oleh Metamorp Production dengan MC kondang yang akrab disapa Dafi Double Mic digelar dengan suasana yang sangat seru, ceria dan menggembirakan.

Para anggota majelis taklim ini seolah lupa dengan segala kepenatan sehari-hari, mereka berjoget dengan irama yang rancak dan saling tawa.

Wisata edukasi memerah susu kambing etawa, menjadi pengalaman tersendiri untuk ibu-ibu. Juga pengalaman memanen madu dari sarangnya dan edukasi membuat getuk dari bahan dasar kimpul.

Pengelola wisata Menoreh, Soim mengatakan, para wisatawan sengaja diberi edukasi bagaimana cara membuat getuk dari bahan dasar kimpul. “Jadi selain dihidangkan, wisatawan juga diberitahu cara pembuatannya. Jadi ini sekaligus sebagai edukasi untuk masyarakat kota bagaimana cara membuat getuk kimpul,” kata Soim.

Ia menambahkan, edukasi menjadi salah satu bagian dari cara menyambut wisatawan agar mereka memiliki kenang-kenangan berupa ilmu. “Jadi mereka tidak sekedar datang kemudian foto selfi, namun mereka bisa pulang dengan membawa kenang-kenangan berupa ilmu yang bisa terus diingat,” ujarnya.

Soim merasa bersyukur karena apa yang disajikan oleh Desa Wisata Menoreh ini direspons baik oleh para wisatawan. Banyak diantara mereka yang kemudian meminta kontak dan berjanji akan membawa keluarga atau teman untuk diajak berwisata disini.

Bahkan ia juga merasa senang, karena sajian jajanan tradisional ala Menoreh sangat disukai oleh wisatawan. Banyak diantara mereka yang membawa pulang jajanan yang disajikan.

Sementara itu, Karomah, Pembina Agama Islam Fungsional Kementerian Agama Magelang tengah Kota Magelang menjelaskan, ia sengaja membawa puluhan ibu-ibu dari berbagai majelis taklim yang dibina. Seperti Majelis taklim Zahrotunnisa, Nurul Qulub, Tartil Dukuh dan Nurul Izzah.

Setelah berbulan-bulan menimba ilmu Alquran, para ibu ini diajak untuk refreshing sekaligus sebagai pembelajaran melihat kebesaran Allah lewat keindahan alam semesta dari jarak dekat. Juga merupakan wujud syukur atas karunia Allah yang masih memberi kesempatan.

Namun yang tidak kalah penting adalah untuk menjalin silaturhami antar majlis binaan yang notabene mereka belum saling mengenal. “Bahkan ada juga yang dalam satu majelis namun tidak saling kenal,” katanya.

Ibu-ibu ini diajak berekreasi, menurut Karomah, karena sebagian besar jemaah sudah hidup sendiri. Sebab anak atau cucu sudah memiliki kesibukan sendiri-sendiri. “Jadi kita berharap mereka bisa gembira, merasa tidak sendiri namun punya keluarga atau teman,” tutur Karomah.

Disisi lain, kegiatan outbound tadabbur alam ini, selain untuk lebih mengenal Tuhan yang maha kuasa, juga merupakan inovasi dalam cara berdakwah. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.