Operasikan Koridor Baru, 2.700 Peserta Rebutan Lowongan di BRT

Ada 2.700 berkas lamaran yang masuk dan nantinya hanya 215 peserta yang akan diterima untuk 6 formasi yang dibuka.

SEMARANG – Trans Semarang berencana menambah satu koridor, yakni koridor ke-8 tahun ini. Saat ini segala persiapan tengah dilakukan termasuk perekrutan calon karyawan. Ada ribuan pelamar yang ingin memperebutkan formasi yang tersedia.

BRT ke Tinjomoyo
BRT Trans Semarang bakal menambah karyawan guna mendukung beroperasinya Koridor 8. Foto: metrojateng.com/dok

Kepala Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Dinas (BLU-UPTD) Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan ada 2.700 berkas lamaran yang masuk melalui website karir.transsemarang.semarangkota.go.id. Dari jumlah itu nantinya hanya 215 peserta yang akan diterima untuk 6 formasi yang dibuka.

Saat ini BRT Trans Semarang sendiri telah memiliki 7 koridor dan rute bandara malam. Yakni koridor 1 Mangkang – Penggaron, koridor 2 Ungaran – Pari Raya, koridor 3 Pelabuhan –Elizabeth, koridor 4 Cangkiran – Stasiun Tawang, koridor 5 Meteseh – Marina, koridor 6 Undip – Unnes, dan koridor 7 Genuk – USM – Balaikota.

‘’Dibukanya koridor 8 sesuai dengan harapan masyarakat Kota Semarang, agar transportasi massal BRT Trans Semarang dapat menjangkau hingga ke daerah pinggiran,’’ terangnya, Rabu (16/10/2019).

Untuk pembukaan koridor 8 akan dioperasionalkan 20 armada, dengan 2 armada cadangan. Ukuran bus yang digunakan adalah jenis armada sedang (medium) berkapasitas 42 penumpang.

‘’Tarif yang digunakan untuk koridor 1 hingga 8 juga tetap, tidak mengalami perubahan. Tarif BRT Trans Semarang untuk umum Rp3.500 dan pelajar/mahasiswa/KIA Rp1.000,’’ jelas Ade.

Tak cuma itu, Ade mengatakan demi menjangkau hingga akses jalan yang relatif kecil, BLU- UPTD Trans Semarang juga menyiapkan feeder sebagai sarana transportasi.

‘’Selain menambah koridor, kami juga berencana mengembangkan empat rute feeder atau angkutan penumpang pada bulan Mei dan Desember 2019,’’ imbuhnya.

Tiap rute feeder akan dioperasionalkan 22 unit menggunakan armada ELF (Long chassis), dimana direncanakan hingga 2021 sudah ada empat rute feeder berjalan.

Keberadaan empat rute feeder ini diharapkan bisa melayani transportasi masyarakat di berbagai wilayah permukiman.

‘’Banyak wilayah perkampungan maupun perumahan yang tidak mempunyai kualitas lebar jalan yang memenuhi syarat untuk dilewati armada kami, sehingga kami berencana mengembangkan feeder,’’ kata Ade.

Lebih lanjut, dia menejelaskan feeder adalah armada pengumpan bagi BRT Trans Semarang. Agar bisa menjangkau lokasi yang tidak bisa dimasuki BRT Trans Semarang, maka digunakan unit Elf Long chasis.

‘’Total 8 koridor dan 4 rute feeder telah kami siapkan untuk dioperasionalkan hingga 2021,’’ pungkasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.